Jumat , 24 Maret 2017
Home » Berita Foto » 2 Orang ABK Pompong tengelam belum ditemukan

2 Orang ABK Pompong tengelam belum ditemukan

 

Abdul Hamid
Abdul Hamid. Kepala Badan Searce and Resque (BASARNAS) Kepulauan Riau. 

Lingga,Sidaknews.com – Kepala Badan Searce and Resque (Basarnas) Tanjungpinang, Abdul Hamid mengatakan, bahwa kedua orang Anak Buah Kapal (ABK) di pompong nelayan pengangkut semen yang tenggelam diperairan wilayah laut Penarik Daik, pada Kamis lalu (20/2), hingga hari belum ada khabar ditemukan.

“Kita belum ada mendapatkan laporan dari Pos Basarnas Lingga, apakah kedua korban sudah ditemukan, Namun menurutnya, jika sudah ditemukan pasti kita khabarin dan kita berikan impormasi.

Ketika dikomfirmasi oleh Media ini Kepala Basarnas Tanjungpinang Abdul Hamid, mengatakan, bahwa benar ada musibah kapal Pompong tenggelam yang membawa muatan semen disekitar perairan Daik,” sabtu (22/2).

Impormasi yang kami peroleh dari masyarakat, bahwa kedua ABK Pompong pengangkut semen tersebut diantaranya bernama Pahat (40) dan Zulkarnain (36). Keduanya hilang dan hingga saat ini masih belum ditemukan.
“Kedua korban merupakan warga Panggak Laut yang membawa pompong bermuatan semen, berangkat dari Sei Buluh ke Daik,” ungkap Hamid.

Musibah menimpa dua ABK yang berada di pompong berkapasitas di atas 2 GT itu, diperkirakannya terjadi antara pukul 18.00 – 19.30 WIB pada Kamis (20/2) itu disebabkan oleh kondisi cuaca buruk.

Bahkan, kata Hamid, pencarian kedua korban pada Kamis (20/2) itu dilakukan dari pukul 22.40 WIB dan terhenti hingga Jumat (21/2) sekitar pukul 14.40 WIB, dikarenakan kondisi cuaca buruk.

“Pencarian ini tadi dihentikan pada pukul 14.00 WIB dan sampai saat ini korban masih belum ditemukan,” tegasnya.

Meskipun terhalang cuaca buruk, kata dia, pihaknya selalu berkordinasi dengan unsur potensi SAR yang berada di sana, seperti LANAL, Polisi dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lingga serta instansi – instansi yang memiliki gerakan dalam rangka pencarian dua ABK yang hilang tersebut.

Sambungnya, dilihat dari posisi operasi yang dimulai dari Sei Buluh, Penuba, dan Penarik. Dugaan awal kejadian di perairan Penuba. (Red/IK)

Check Also

Mahasiswa stie antusias hadiri sosialisasi ppan

STIE Pembangunan Tanjungpinang Sambut Sosialisasi PPAN

Tanjungpinang, sidaknews.com – Purna Caraka Muda Indonesia (PCMI) Provinsi Kepri bekerjasama dengan mahasiswa/i STIE Pembangunan …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>