Home » Berita Foto » 2 Terdakwa pejabat satpol pp sumut korupsi 4,19 Millyar

2 Terdakwa pejabat satpol pp sumut korupsi 4,19 Millyar

Terdakwa
Kedua Terdakwa kasus Korupsi sedang menjalani persidangan.

Medan,Sidaknews.com – Jaksa Penuntut Umum dari Kejaksaan Negeri Medan menuntut mantan Kepala Satuan Polisi (Satpol) Pamong Praja Provsu dengan hukuman 3 tahun penjara. Dalam perkara yang sama, jaksa juga menuntut bendahara pengeluaran Satpol PP Paian Sipahutar dengan hukuman 3,5 tahun penjara.

Kedua mantan pejabat di Satpol PP Provsu ini dianggap bersalah melakukan tindak pidana korupsi pada pengelolaan anggaran langsung dan tidak langsung di Satpol PP Pemprov Sumut pada Tahun Anggaran 2012 yang merugikan negara hingga Rp 4,19 milyar.

Selain itu Jaksa Penuntut juga meminta agar majelis hakim yang diketuai Lebanus Sinurat menghukum keduanya untuk membayar denda masing-masing Rp 50 juta subsider 3 bulan , serta membayar uang pengganti kerugian negara dengan rincian untuk terdakwa Anggiat Hutagalung sebesar Rp 1,968 milyar namun karena terdakwa telah menyetorkan uang sebesar Rp 1 milyar ke Kejari Medan maka UP Anggiat menjadi Rp 968 juta subsider 1,5 Tahun.

Sementara untuk terdakwa Paian Sipahutar,Jaksa menuntut pembayaran uang pengganti sebesar Rp 2,223 milyar subsider 1 tahun 9 bulan kurungan.

Dalam persidangan jaksa penuntut umum Maya menyatakan kedua terdakwa bersalah melanggar pasal Pasal 3 Jo Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana yang telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana.

Menanggapi tuntutan ini, kedua terdakwa akan mengajukan pledoi ( pembelaan) pada sidang mendatang.

Dalam dakwaan sebelumnya, kedua terdakwa Anggiat dan Paian didakwa melakuakn tindak pidana koripsi pada pengelolaan anggaran langsung dan tidak langsung di Satpol PP Pemprov Sumut pada Tahun Anggaran 2012.

Menurut JPU, kelebihan belanja pegawai Rp90 juta, dana Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) tidak dibayarkan ke PNS Satpol PP sebesar Rp 19 juta, sisa anggaran pembayaran honor senilai Rp3,2 miliar, dan sisa belanja tidak terduga Rp129,2 juta.

Selain itu, kata JPU, ditemukannya bukti transfer dari bendahara Paian Sipahutar kepada Kasatpol PP Anggiat Hutagalung senilai Rp70 juta, biaya perjalanan dinas ganda dan biaya makan tidak dibayarkan serta pungutan pajak yang tidak disetor senilai Rp210 juta.(Nal)

Check Also

Walikota Tanjungpinang, Lis Darmansyah

Pemko Tanjungpinang Minta ‘Diperhatikan’ Oleh Provinsi, Ini Kata Nurdin

Tanjungpinang, sidaknews.com – Terkait dengan Pemerintah Kota Tanjungpinang minta “Diperhatikan” Oleh pemerintah Provinsi Kepri dalam …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>