Minggu , 28 Mei 2017
Home » Berita Foto » 25 Pelajar Terjaring Razia Saat Asik Bermain di Warnet

25 Pelajar Terjaring Razia Saat Asik Bermain di Warnet

Ilustrasi pelajar main di warnet. Foto : yudaarisanjaya.blogspot.com
Ilustrasi pelajar main di warnet. Foto : yudaarisanjaya.blogspot.com

Tanjungpinang, sidaknews.com – Sebanyak 25 pelajar yang berasal dari beberapa sekolah di Tanjungpinang terjaring razia Satpol PP Tanjungpinang karena tertangkap sedang asik bermain di sejumlah warung internet (warnet) hingga tengah malam, Kamis (28/1) malam lalu.

“Mereka terjaring razia karena keluyuran hingga tengah malam, bahkan hingga dini hari,” kata Omrani, Kabid Operasional Satpol PP Tanjungpinang yang memimpin langsung pelaksanaan razia.
Omrani mengatakan, para pelajar yang terjaring razia sempat diamankan di kantor Satpol PP dan kemudian dilepas kembali setelah wali atau orang tua datang pada malam itu. “Mereka juga didata dan diberikan pengarahan,” katanya.

Omrani mengatakan, razia bertujuan untuk menegakkan perda dan juga berdasarkan Surat Edaran (SE) Wali Kota Tanjungpinang Nomor 420/155/HK-HAM/2013 tentang Penetapan Jam Malam Kota Tanjungpinang.

“Dalam surat edaran tersebut, aktivitas jam malam pelajar sudah diatur. Hari Senin-Jumat, pada jam 18.00-21.00. Pelajar berada di warnet atau bermain di luar rumah pada waktu tersebut masih dianggap jam belajar.

Khusus hari Sabtu malam atau malam Minggu, lanjut Omrani, para pelajar juga tidak diperbolehkan melakukan aktivitas bermain di luar rumah hingga pukul 23.00.

“Kecuali jika si anak didik mempunyai keperluan mendadak. Hal ini pun, ia harus didampingi wali atau orang tua. Makanya, kalau malam itu, kita sering gelar razia mulai pukul 22.30,” katanya.

Razia yang dilakukan Satpol PP tersebut mendapat apresiasi dari sejumlah orang tua pelajar yang terjaring razia. Meski anaknya terjaring, mereka tidak kecewa, malah mendukung pelaksanaan razia.

“Bagus kok. Saya juga imbau jika bisa agar jam operasi warnet dapat dibatasi hingga tengah malam. Jika ada pengusaha warnet yang mengizinkan pelajar bermain hingga tengah malam, sebaiknya diberi tindakan saja,” kata salah satu orangtua pelajar yang terjaring yang mengaku bernama Latifa ini. (Rindu Sianipar)

Check Also

Basrah Serahkan Bukti Baru, BPH Penuhi Panggilan Polres Kota Padangsidimpuan

Padangsidimpuan, sidaknews.com – Polres Kota Padangsidimpuan kembali menerima tambahan bukti-bukti yang menguatkan pemilik Nomor HP …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *