Kamis , 30 Maret 2017
Home » Berita Foto » 3 Jurus Lis Hindari Keributan Dalam Rumah Tangga

3 Jurus Lis Hindari Keributan Dalam Rumah Tangga

Lis Darmansyah
                  Walikota Tanjungpinang                      H.Lis Darmansyah,SH

Tanjungpinang,Sidaknews.com – Kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) di Kota Tanjungpinang semakin hari semakin meningkat.Berdasarkan sumber dari kepolisian sejak tahun 2010 ada 24 kasus, lalu meningkat di tahun 2011 sebanyak 25 kasus, dan semakin meningkat lagi selama 2 tahun terakhir yaitu tahun 2012 dan 2013 masing-masing sebanyak 30 kasus.

Demikian disampaikan Walikota Tanjungpinang H. Lis Darmansyah, SH saat membuka penyuluhan penghapusan kekerasan dalam rumah tangga bagi ibu-ibu PKK Kecamatan dan Kelurahan serta tokoh masyarakat di Kota Tanjungpinang, Kamis (27/3), bertempat di aula SMKN 2.

Lis sendiri menilai, KDRT masa kini tidak selalu diidentikkan dengan kaum perempuan, walaupun sebagian besar kasus kekerasan dialami oleh perempuan. “Ada beberapa kasus yang korbannya justru laki-laki sebagai kepala keluarga.” Ungkap Lis. “Tuntutan jaman membuat kekerasan ada dimana-mana dan dapat menimpa siapa saja. Dan kebanyakan kasus KDRT disebabkan karena himpitan ekonomi.” Katanya.

Lebih lanjut disampaikan Lis, KDRT juga tidak identik dengan orang yang memiliki tipikal pemarah dan suka memukul. KDRT dapat terjadi bila individu berada dalam kondisi labil pada saat tertentu dan tidak siap ketika dihadapkan pada tekanan sehingga emosinya menjadi tidak terkontrol. Untuk menghindari terjadinya kekerasan, maka harus ada keseimbangan antar pasangan. “Bila suami sedang marah, ada baiknya sang istri diam dan mengalah saja, begitu juga sebaliknya.” Ujarnya.

Dihadapan para peserta penyuluhan, Lis juga tak segan berbagi tips untuk menghindari keributan dalam rumah tangga yang bisa memicu terjadinya kekerasan. Ada tiga tips dari Lis, pertama jangan menceritakan masalah saat suami akan berangkat kerja, kedua jangan membebankan suami dengan masalah disaat jam makan, serta ketiga jangan menceritakan masalah saat akan beranjak tidur.

Menurut Lis kekerasan dalam rumah tangga bisa terpicu dari berbagai sebab, bukan hanya permasalahan ekonomi dan perselingkuhan saja, tapi segala bentuk rasa ketidaknyamanan dalam rumah tangga bisa menjadi penyebabnya. Oleh karena itu, Lis berpesan kepada seluruh peserta penyuluhan agar selalu menjaga keharmonisan dalam rumah tangga dan menciptakan suasana yang aman dan nyaman dalam keluarga.

Kegiatan penyuluhan ini sendiri akan dilaksanakan selama 2 hari, dan pesertanya yang terdiri dari seluruh anggota PKK kecamatan dan kelurahan serta tokoh masyarakat dibagi dalam 2 gelombang. Gelombang pertama diikuti peserta dari Kecamatan Bukit Bestari dan Kecamatan Tanjungpinang Timur, dan gelombang kedua diikuti oleh peserta dari Kecamatan Tanjungpinang Barat dan Kecamatan Tanjungpinang Kota, sehingga total keseluruhan peserta berjumlah 320 orang.(Erva/hms)

Check Also

28 Tim Ikuti Turnamen Sepak Bola Burau Cup II

Lutim, sidaknews.com – Bupati Luwu Timur, Muh Thorig Husler membuka turnamen sepak bola Burau Cup …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *