Senin , 27 Maret 2017
Home » Berita Foto » 3 Saksi tolak kemenangan pasangan RaYa di Pilbup Bogor

3 Saksi tolak kemenangan pasangan RaYa di Pilbup Bogor

3-saksi-tolak-kemenangan-pasangan-raya-di-pilbup-bogor2Bogor,sidaknews.com – Tiga dari empat saksi pasangan calon bupati dan wakil bupati Bogor dalam Pemilihan Bupati (Pilbup) Bogor, Jawa Barat, menolak menandatangani berita acara hasil rapat pleno terbuka rekapitulasi perhitungan perolehan suara yang berlangsung di Gedung Tegar Beriman,Cibinong.

Saksi menolak menandatangani berita acara karena diduga pemilihan tidak berlangsung demokratis dan terjadi penggelembungan suara kepada calon bupati incumbent Rachmat Yasin-Nurhayanti.

Penolakan ini disampaikan oleh masing-masing saksi dari pasangan nomor urut 1, 2 dan 4 usai rekapitulasi perhitungan hasil pemilihan bupati dan wakil bupati yang selesai dibacakan pukul 16.30 WIB sore tadi. Alasan penolakan disampaikan oleh Pasangan nomor urut 1 Gunawan Hasan-Muhammad Akri Falaq dan nomor urut 2 Alex Sandy Rindwan-Hengky Tarnando karena menduga pelaksanaan Pilbup Bogor tidak berimbang.

Menurut saksi kedua pasangan ini, penyelenggaraan Pilbup Bogor tidak berjalan demokratis, sehingga menyebabkan penggelembungan suara yang diperoleh oleh pasangan calon nomor urut 3, yakni Rachmat Yasin-Nurhayanti. “Jadi kami bersama-sama menolak menandatangani berita acara rapat pleno rekapitulasi perhitungan hasil perolehan suara yang diselenggarakan KPU karena tidak berdasarkan asas langsung, jujur, bebas dan rahasia,” kata Bona tim saksi dari pasangan Alex-Hengky, seperti dikutip dari antara, Sabtu (14/9).

Bona menyebutkan,penolakan penandatangan berita acara tidak hanya disampaikan secara lisan tapi juga secara tertulis yang ditembuskan ke KPU dan Panwaslu.

Sementara itu, penolakan serupa juga disampaikan saksi pasangan nomor urut 4 Karyawan Faturachman-Adrian Aria Kusuma. Menurut saksi pasangan yang diusung oleh PDI Perjuangan (PDIP) ini, penolakan dilakukan karena jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) dalam Pilbup Kabupaten Bogor yang selalu berubah-ubah jelang diselenggarakannya pemungutan suara.

“Kami tidak menerima jumlah perolehan suara, tidak mengikuti pasangan 1 dan 2 karena kami punya pendirian sendiri. Yakni terkait jumlah DPT yang berubah-ubah, pengecekan surat suara yang harusnya dilakukan sekali bukan dua kali,” kata Sinwan.

Lebih lanjut Sinwan mengatakan, keberatan lainnya yang disampaikan pihaknya terkait koreksi dalam jumlah surat suara, yang dimusnahkan dan yang ditambah ulang. Pihaknya juga mengoreksi jumlah pemilih yang menggunakan KK dan KTP yang dinilai mencurigakan.

Sedangkan saksi pasangan calon nomor urut 3 menerima sepenuhnya hasil rekapitulasi perhitungan perolehan suara dan menilai pelaksanaan sudah berjalan dengan baik sebagaimana mestinya.

Diketahui, hasil rapat pleno rekapitulasi perhitungan hasil pilkada Kabupaten Bogor, diperoleh hasil pasangan nomor urut 1 Gunawan Hasan-Muhammad Akri Falaq mendapat suara sebanyak 362.265 suara. Pasangan nomor urut 2 Alex Sandy Ridwan-Hengky Tarnando sebanyak 165.638 suara. Suara terbanyak diperoleh pasangan incumbent nomor urut 3 Rachmat Yasin-Nurhayanti sebanyak 1.255.927 suara dan pasangan nomor urut 4 Karyawan Faturachman-Adrian Aria Kusuma sebanyak 193.535 suara.

Total jumlah pemilih yang menyalurkan hak pilih sebanyak 1.991.128 orang dari jumlah DPT sekitar 3.190.543 pemilih. Dari jumlah pemilih yang mencoblos,2.677 pemilih berasal dari TPS lain, dan 14.360 pemilih menggunakan KK dan KTP.sumber.merdeka.com

Check Also

Bupati Aceh Tengah, Nasaruddin menyerahkan trophy dan bantuan pembinaan kepada Joki dan kuda pemenang

Kualitas Pacuan Kuda Tradisional Gayo akan Terus Ditingkatkan

Takengon, sidaknews.com – Bupati Aceh Tengah, Nasaruddin mengatakan kualitas pacuan kuda tradisional Gayo akan terus …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>