Selasa , 28 Maret 2017
Home » Berita Foto » 4 tahun Kasus Padat Karya masih jalan ditempat

4 tahun Kasus Padat Karya masih jalan ditempat

Ilustrasi.
Ilustrasi.

Tanjungpinang,Sidaknews.com – Belum ada tanda-tanda keseriusan pihak Kejaksaan Negeri Kabupaten Natuna terhadap penanganan kasus korupsi padat karya tahun 2009 senilai Rp 19 miliar. Hal ini disampaikan oleh Kuncus pemirhati Anti Korupsi di kepri dan sekaligus sebagi pihak pelapor kasus tersebut.

Dia mengatakan, Kasus korupsi Padat karya tahun 2009 adalah sudah termasuk kasus korupsi berjemaah, selain Kadis Dinsostransmigrasi, PPTK, masih ada sekelompok atau sebagian orang yang diduga ikut mencicipi uang haram tersebut.

Kenapa saya mengatakan, bahwa kasus Padat karya ini jalan ditempat? selama satu tahun ditangani oleh pihak Kajati kepulauan Riau dan 3 tahun ditangani oleh pihak kejaksaan negeri Natuna namun hasil belum jelas berapa orang yang bakal menjadi tersangka.

Anehnya lagi, sesuai dengan surat yang kita sampaikan kepada pihak BPKP melalui emailnya, dan balasan surat yang kita terima mengatakan sebagai berikut.

Rekapitulasi Harga Satuan Biaya
Rekapitulasi Harga Satuan Biaya Pada Kasus dugaan korupsi padat karya 2009 kabupaten Natuna.

Kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan Saudara kepada laman BPKP. Sehubungan dengan permintaan Saudara terhadap hasil audit BPKP atas kasus Padat Karya Kabupaten Natuna TA. 2009 senilai Rp19.000.000.000,00, dapat kami sampaikan bahwa BPKP khususnya Perwakilan BPKP Prov. Kepulauan Riau belum pernah melakukan penugasan audit terhadap kegiatan Padat Karya Kab. Natuna TA. 2009 tersebut.

Berdasarkan konfirmasi kami melalui telepon kepada pihak Kejaksaan Negeri Natuna,kasus tersebut masih dalam proses oleh Kejari Natuna. Demikian penyampaian kami, atas perhatian Saudara kami ucapkan terima kasih. Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi.Surat ini dikirim pada tanggal 12 Juni 2014.

Dalam hal menanggapi surat yang dilayangkan oleh pihak BPKP terhadap kasus korupsi Padat karya tahun 2009 artinya belum ada koordinasi pihak Kejaksaan Negeri Natuna kepada BPKP. dan BPKP Kepulauan Riau juga belum juga melakukan penugasan.Ungkap kuncus.

Kami minta kepada pihak kejaksaan negeri Natuna untuk segera mungkin menuntaskan kasus korupsi padat karya, seperti yang dilangsir oleh beberapa teman media di kabupaten Natuna.

Kalau berbicara dengan Mantan PPTK (Djoko.Red) yang sudah melarikan diri selama hampir 3 tahun, bukan suatu alasan bagi penyidik kejaksaan, Tim bisa dibentuk untuk mencari dan menangkap Djoko.Ungkap Kuncus lagi.(Tim)

Check Also

Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Banda Aceh menggelar aksi Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) kerjasama anggoata Komisi IX DPR RI dan pengusrus IPSM kabupaten Aceh Utara yang dihadiri anggota komisi IX DPRRI, Tgk. Khaidir Abdurrahman,S.IP,  kepala SKPK Aceh Utara, muspika, Imum Mukim, geusyik, forum imum mukim Aceh Utara, pengurus IPSM kabupaten Aceh Utara, PRC, PSM Aceh Utara, tokoh masyarakat, kalangan sekolah dan ratusan masyarakat.

BPOM Banda Aceh Gelar Acara KIE di GOR Lhoksukon

Aceh Utara, sidaknews.com – Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Banda Aceh menggelar aksi …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>