Jumat , 24 Maret 2017
Home » Berita Foto » 40.799 Warga Tebingtinggi Dapat Jatah KIP, KIS dan KKS

40.799 Warga Tebingtinggi Dapat Jatah KIP, KIS dan KKS

Logo Pemko Tebingtinggi.
Logo Pemko Tebingtinggi.

Tebingtinggi, Sidaknews.com – Sebanyak 40.799 warga Kota Tebingtinggi mendapat jatah Kartu Indonesia Pintar (KIP), Kartu Indonesia Sehat (KIS) dan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) yang merupakan program pemerintah pusat dalam mengangkat harkat dan martabat warga miskin di Indonesia.

Hal itu terungkap dalam rapat kordinasi yang digelar Dinas Sosial dan Tenaga Kerja (Disosnaker), Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Dinas Pendidikan, Tenaga Kesejahteran Sosial Kecamatan (TKSK), Badan Pusat Statistik (BPS), Camat dan Lurah se Kota Tebingtinggi, Rabu (18/2) di Ruang Data Sekretariat Pemko Tebingtinggi.

Wakil Walikota Tebingtinggi Ir H Oki Doni Siregar saat memimpin rapat kordinasi itu menyatakan bahwa surat dari Kementrian Sosial Republik Indonesia meminta pihak Pemko Tebingtinggi harus melakukan updating data sesuai dengan blangko pengisian pendataan kriteria miskin.

Sesuai petunjuk yang ada, sebagai syarat untuk mendapatkan KIP adalah warga miskin yang tidak mampu yaitu Penyandang Masalah Kesejahtraan Sosial (PMKS), psikotik, mengalami ganguan jiwa, lansia terlantar dan penerima bantuan pemerintah. Kedua, tercantum dalam data PPLS tahun 2011, tercantum pada Badan Perlindungan Jaminan Sosial (BPJS) dan terdaftar di Puskesmas setempat dan pemegang kartu Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas). “Mereka ini akan menukar kartunya menjadi KIS dan harus melapor ke BPJS setempat,” jelas Oki.

Sementara Kadis Sosnaker Kota Tebingtinggi, Syaiful Fahri SP mengatakan bahwa kriteria miskin sesuai dengan BPS ada 14 kriteria, tetapi 9 saja sudah memenuhi syarat diantaranya luas lantai bangunan tempat tinggal kurang dari 8 M2 per orang, jenis lantai tempat tinggal terbuat dari tanah, bambu, kayu murahan, jenis dinding tempat tinggal dari bambu, rumbia, kayu berkualitas rendah dan tembok tanpa diplester, tidak memiliki fasilitas buang air besar.

Dan bersama-sama dengan rumah tangga lain, sumber penerangan rumah tangga tidak menggunakan listrik, sumber air minum berasal dari sumur, mata air tidak terlindung, sungai dan air hujan, bahan bakar untuk memasak sehari-hari adalah kayu bakar, arang dan minyak tanah.

“Untuk mempecepat pendataan dan updating data, seharusnya dilibatkan pontensi dan Sumber Kesejahteraan Sosial (PSKS) seperti Karang Taruna, Orsos dan Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) serta Camat dan Lurah. Pemegang KPS di Tebingtinggi saat ini berjumlah 7.409 dari sebelumnya 7.435 orang,” ujar Fahri. (Hans)

Check Also

Para Pelajar Madina terdiri dari SD, SMP dan SMA terlihat memadati sisi kiri dan sisi kanan jalan untuk menyambut kedatangan Presiden Jokowi, jum'at (24/3).

Ribuan Pelajar di Madina Turun Kejalan Sambut Kedatangan Jokowi

Mandailing Natal, sidaknews.com – Ribuan Pelajar di Kabupaten Mandailing Natal, turun ke jalan sambut kedatangan …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>