Sabtu , 27 Mei 2017
Home » Berita Foto » 5 Wanita Indonesia, calon kurir narkoba gagal terbang ke China

5 Wanita Indonesia, calon kurir narkoba gagal terbang ke China

Bea cukai gagalkan penyelundupan. ©2013 Merdeka.com/Andrian Salam Wiyono 45Jakarta, sidaknews.com – Selain mengungkap empat kasus penyelundupan sabu senilai Rp 4,8 miliar, petugas dari satuan Narkoba Polresta Bandara Soekarno-Hatta juga berhasil menggagalkan upaya pengiriman lima wanita asal Indonesia, yang akan diterbangkan ke China untuk dijadikan calon kurir narkoba.

Kelima wanita tersebut berinisial YP, L, RM, RZZ dan LK. Mereka tertangkap setelah polisi berhasil mengungkap salah satu dari mereka, berinisial LA. Saat itu LA tertangkap tangan tengah menyelundupkan sabu seberat 1.030 gram senilai Rp 1,3 miliar lewat Bandara Soekarno-Hatta.

“Mereka ini direkrut oleh jaringan Nigeria yang berada di China. Nantinya, mereka dijadikan kurir untuk memasok narkoba ke Indonesia. Calon pengantin ini benar-benar tidak tahu dengan apa yang akan dikerjakannya,” kata Wakasat Narkoba Bandara Soekarno-Hatta AKP Subakti, Rabu (11/9).

Subakti menambahkan, pelaku utamanya hanya meminta mereka berangkat ke China untuk mengambil sample tas dan membawanya ke Bali. Pelaku sudah menyembunyikan sabu di tas koper yang akan dibawa para calon kurir ini.

“Para calon pengantin ini dijanjikan upah Rp 10 juta untuk pekerjaan yang sebenarnya mereka tidak ketahui dengan jelas. Pelaku sudah menyiapkan passport dan tiket pesawat, sehingga mereka tinggal berangkat,” ujarnya.

Sementara itu, Humas BNN Sumirat Dwiyanto mengatakan, para jaringan penyelundup narkoba banyak mengincar calon kurir yang pengangguran dan butuh uang. Kadang pelaku juga memacari calon kurir untuk dimanfaatkan secara cuma-cuma.

“Yang paling banyak dijadikan pengantin itu remaja-remaja putus sekolah. Mereka diiming-imingi pekerjaan di luar negeri, nanti saat kembali dari luar negeri dititipkan barang yang isinya narkotika. Atau kopernya ditukar di jalan saat korban lengah,” pungkasnya.

Sumirat menambahkan, pihaknya telah melakukan langkah pencegahan dengan menyosialisasikan hal tersebut ke sekolah-sekolah serta para orang tua siswa.

“Kita menginformasikan kepada guru dan orang tua terkait langkah-langkah pengamanan. Seperti tidak mudah percaya jika ditawari pekerjaan tidak jelas ke luar negeri atau memberikan alamat dan nomor rekening kepada orang yang baru dikenal,” tukasnya.sumber.merdeka.com

Check Also

Bah…!, Ternyata “SB” Mau Rebut Suami “SH”, Akhirnya Berujung di Kantor Polisi

Padangsidimpuan, sidaknews.com – Kasus penganiayaan yang dialami oleh SH (24) Warga Kelurahan Wek V Kecamatan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *