Senin , 29 Mei 2017
Home » Berita Foto » 7 Permasalahan Krusial di Dusun Pa’batteang Mengemuka, Jelang Penyusunan RAPBD TA.2015

7 Permasalahan Krusial di Dusun Pa’batteang Mengemuka, Jelang Penyusunan RAPBD TA.2015

Keterangan Gambar Kondisi Ruas Jalan Dusun Pa'batteang-Li'boia-Batu Gantara Menanti Setetes Aspal(2)
Keterangan Gambar: Kondisi Ruas Jalan Dusun Pa’batteang-Li’boia-Batu Gantara Menanti Setetes Aspal.

Kepulauan Selayar,Sidaknews.com – Sejumlah permasalahan krusial dan bersifat mendesak disuarakan warga masyarakat Dusun Pa’batteang, Desa Lalang Bata, Kecamatan Buki menjelang dilaksanakannya tahapan pembahasan dan penyusunan RAPBD Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi-Selatan, TA. 2015

Setidaknya, terdapat tujuh item permasalahan krusial yang dinilai penting untuk segera dituntaskan dalam waktu dekat. Ketujuh permasalahan tersebut diantaranya pengerjaan pondasi jalan beton, ruas Dusun Pa’batteang-Silolo sepanjang satu kilometer.

Kegiatan ini dianggap krusial untuk segera dirampungkan guna menghindari semakin melebarnya dampak pengerusan jalan aspal di sepanjang jalan poros Dusun Pa’batteang-Silolo.

Warga masyarakat Dusun Pa’batteang juga mendesak agar pemerintah kabupaten melalui instansi tekhnisnya dapat segera memprogramkan kegiatan pengaspalan infrastruktur jalan, ruas Li’boia-Buntu’-Batu Gantara, Jalapang-Batupakere dan Pao Podo’
Terlepas dari persoalan pembangunan infrastruktur jalan, warga masyarakat dari unsur kelompok tani Dusun Pa’batteang mengharapkan adanya perhatian serius instansi tekhnis Dinas Pertanian dan Kehutanan untuk dapat lebih memberdayakan para petani kelapa melalui program pembangunan sarana prasarana openg kopra permanent.

Pembakaran Kopra Manual Milik Warga Diharapkan Berubah Menjadi Openg Permanent(2)
Pembakaran Kopra Manual Milik Warga Diharapkan Berubah Menjadi Openg Permanent.

Perhatian serupa diharapkan tercurah pada upaya pelestarian benda-benda peninggalan cagar budaya turunan yang terdapat di kampung Pa’batteang. Warga berharap, Dusun Pa’batteang dapat dijadikan sebagai daerah kunjungan wisata sejarah dengan terbangunnya mesium mini di lingkungan Bolakang.

Lebih jauh pemerintah kabupaten bersama anggota DPRD diharapkan dapat lebih mengfokuskan perhatian dan dukungannya terhadap program pembangunan pagar keliling situs pekuburan tua Dusun Pa’batteang yang kondisinya semakin terlihat memprihatinkan.

Dengan terbangunnya dukungan sinergitas kerjasama antar sektor dan instansi, Dusun Pa’batteang diharapkan dapat menjadi lokomotif pengembangan pembangunan sektor pariwisata sejarah dan budaya terpadu di Kabupaten Kepulauan Selayar.

Pembangunan disektor ini diharapkan dapat berjalan secara simultan melalui dukungan kerjasama antar jaringan instansi berkompoten, terutama dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Perhubungan serta Dinas Pertanian dan Kehutanan bersama unit kerja terkait lainnya. (fadly syarif)

 

Check Also

Suasana Ramadhan di Kota Peureulak Spontan Berubah, Pedagang Musiman Penuh Disepanjang Jalan

Aceh Timur, sidaknews.com – Kebiasaannya setiap tahun penjualan jajanan atau bukaan puasa penuh di jalan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *