Selasa , 23 Mei 2017
Home » Daerah » Aceh » 80 Petani Kota Lhokseumawe Akhiri Pelatihan Peningkatan SDM di UPTB Saree

80 Petani Kota Lhokseumawe Akhiri Pelatihan Peningkatan SDM di UPTB Saree

80 Petani Kota Lhokseumawe Akhiri Pelatihan Peningkatan SDM di UPTB Saree ( Foto, AHDAR )
80 Petani Kota Lhokseumawe Akhiri Pelatihan Peningkatan SDM di UPTB Saree ( Foto, AHDAR )

SAREE,ACEH BESAR,Sidaknews.com – Sebanyak 80 orang petani Kota Lhokseumawe dilatih di UPTB. Balai Diklat Pertanian Saree selama 3 hari mulai tanggal 14 – 16 Nopember 2014.

Kegiatan peningkatan SDM tersebut difasilitasi oleh pelatih dari Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan Aceh, Dinas Pertanian Aceh dan Tim Widyaiswara dari UPTB. Balai Diklat Pertanian Saree, begitu tulis Drh. Ahdar MP kepada media ini.

Peserta pelatihan yang umumnya masih produktif sangat berminat mengembangkan usaha dibidang pertanian dan peternakan, oleh karena itu dari 80 orang dibagi menjadi 2 kelas ( Pertanian dan Peternakan ), tambahnya.

Selama dalam prosesi pelatihan peserta dididik keterampilan tentang pertanian dan peternakan ( sapi potong dan budidaya ayam Arab petelur ), jelas Ahdar.

Kegiatan berlangsung lancar dengan pembagian 30 persen teori dan 70 persen praktik di kedua komoditi ;peternakan dan pertanian, sebutnya.

Ketua Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Kota Lhokseumawe, Faisal Rasyidis turut hadir sehari sebelum penutupan kegiatan, Faisal memantau langsung prosesi pelatihuan dan turut ikut ke lapangan pada saat praktek lapang.

Pada penutupan pelatihan Faisial Rasyidis “Ketua Komisi A Kota Lhokseumawe” itu ( Minggu, 16/11/2014 ) menyarankan kepada peserta pelatihan agar dapat mengorganisir dirinya untuk membentuk kelompok tani menurut bidang masing -masing.

Faisal juga menambahkan bahwa tumbuhnya kelompok tani selama ini ada yang tidak melalui prosedur, maksudnya ada kelompok yang terbentuk akibat adanya support bantuan, sedangkan bila proyek telah usai, kelompok tanipun bubar.

” Sikap seperti ini yang tidak kita inginkan lagi ada di Aceh, oleh karena itu, silahkan membentuk kelompok tani, asal jangan mengharapkan bantuan, bila kelompok tani telah eksis, tanpa dimintapun bantuan itu akan datang” Faisal memperjelas kepada para peserta latihan dari Lhokseumawe tersebut, sebagaimana yang di informasikan Ahdar Kepala UPTB Saree tersebut, kepada media ini. (Tarmizi /Hasbi)

Check Also

Jelang Ramadhan, Rumah Makan dan Tempat Hiburan di Bintan Ditertibkan

Bintan, sidaknews.com – Memasuki bulan suci Ramadan pemerintah daerah (Pemkab) Kabupaten Bintan. Satuan Polisi Pamong …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *