Jumat , 26 Mei 2017
Home » Berita Foto » 87 Guru SMP Ikut Training Kurikulum 2013

87 Guru SMP Ikut Training Kurikulum 2013

Puluhan Guru SMPN 3 Karbar Ikuti Diklat Kurikulum 2013.
Puluhan Guru SMPN 3 Karbar Ikuti Diklat Kurikulum 2013.

KARAWANG,sidaknews.com – Untuk memaksimalkan penerapan Kurikulum 2013 dalam proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM), Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 3 Karawang Barat menggelar acara In House Trainning yang bertujuan untuk mensosialisasikan sistem penilaian Kurikulum 2013.

Acara yang dilaksanakan di Aula SMPN 3 Karawang Barat tersebut , diikuti oleh 87 orang guru, 14 orang staff tata usaha dan 7 orang karyawan SMPN 3 Karawang Barat. Dengan tiga buah materi utama yang disampaikan, yaitu Teknik Penilaian, Metode Penilaian dan Information and Communication Technology (ICT).

“Tujuannya memberikan pembekalan secara menyeluruh tentang implementasi Kurikulum 2013,” ujar Kepala SMPN 3 Karawang Barat, Herman M.Pd kepada sidaknews.com di sela-sela acara baru-baru ini.

Terlebih dalam pelaksanaan Kurikulum 2013 ini, sistem penilaian yang dikembangkan mencakup kepada 3 aspek penilaian, yang sama-sama memiliki kepentingan dan manfaat bagi kesukses pola pembinaan siswa dalam KBM.

“Kalo dulu sistem penilaian lebih mengacu pada aspek kognitif (pengetahuan), sekrang aspek sikap dan keterampilan memiliki porsi yang sama,” katanya.

Selain itu, sebagai sekolah induk dari Unit Sekolah Baru (USB) SMPN 8 Karawang yang rata-rata gurunya belum tersentuh sama sekali dengan Kurikulum 2013. Maka menjadi sebuah kewajiban bagi pihaknya untuk memberikan sosialisasi, dimana kebanyakan guru SMPN 8 Karawang merupakan tenaga honorer.

Menurut Herman, pada dasarnya tidak ada perbedaan terlalu jauh antara Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) dan Kurikulum 2013 dalam proses KBM. Sebab, perbedaannya hanya ada pada sisi penilaian. “KTSP menitik beratkan pada penilaian hasil ulangan, sedangkan pada Kurikulum 2013 setiap aspek dinilai. Baik hasil belajar, sikap maupun keaktifan,” katanya.

Herman yakin, apabila seluruh guru sudah memahami tata cara pelaksanaan KBM menggunakan Kurikulum 2013, maka dengan sendirinya pembelajaran akan jauh lebih baik. Sebab, Kurikulum 2013 sangat menekankan pada pembentukan karakter.

“Saya yakin apabila semua guru dibekali pembekalan secara utuh mengenai Kurikulum 2013, maka sistem pendidikan dalam rangka menghantarkan generasi bangsa yang berkarakter, cerdas dan trampil dapat terlaksana dengan baik,” ujar herman.

Sementara itu, Pengawas Pembina Komisariat SMP Karawang Kota, Drs H Nana Supriatna, M.Pd menambahkan, pelaksanaan Kurikulum 2013 merupakan sebuah kebijakan pemerintah pusat yang harus dilaksanakan oleh seluruh satuan pendidikan. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kualitas pendidikan, baik skala nasional maupun pendidikan di Karawang pada khususnya.

“Dalam hal ini, kita harus melaksanakan kebijakan pemerintah dan ikut mensukseskannya,” tambah Nana.(ega)

 

Check Also

Makjang…!!!, Gegara Dibakar Api Cemburu, Seorang Perempuan Dianiaya di Dalam Kios

Padangsidimpuan, sidaknews.com – Seorang Wanita berinisial SB alias I (22) warga Pijorkoling kecamatan psp tenggara …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *