Rabu , 24 Mei 2017
Home » Berita Foto » Ada ‘Rumah Makan Esek-Esek’ di Wadas Karawang

Ada ‘Rumah Makan Esek-Esek’ di Wadas Karawang

Ormas Front Pembela Islam (FPI) beserta Polsek Talagasari mengelar Razia

ruang tertutup untuk karaoke di rumah makan
Ruang tertutup untuk karaoke di rumah makan milik EV.

KARAWANG,Sidaknews.com – Berkedok rumah makan, sebuah tempat berlabel Rumah Makan “Ev” di Jalan Raya Syehquro, Lemahabang Wadas, Karawang, kedapatan membuka bisnis esek-esek. Ironisnya, bisnis itu sudah berjalan lebih dari satu tahun, dan luput dari pengawasan aparat.

Terungkapnya bisnis haram itu berawal ketika Ormas Front Pembela Islam (FPI) Karawang beserta Polsek Talagasari menggelar razia minuman keras ke sejumlah titik penjualan di Kecamatan Lemahabang Wadas, Sabtu (17/5) lalu.

Dalam operasi itu, FPI beserta aparat Polsek mendatangi sebuah rumah makan yang dicurigai mengadakan miras. Namun, saat FPI dan aparat kepolisian masuk, didapati sejumlah perempuan muda dengan penampilan molek, berada di sebuah ruangan terbuka.

Curiga dengan pemandangan yang dilihat itu, FPI dan aparat kepolisian kemudian memeriksa seluruh ruangan rumah makan. Alhasil, di dalam rumah makan itu terdapat beberapa ruangan tertutup yang di dalamnya terdapat satu set alat karaoke, berikut TV dan sound sistem.

Minuman beralkohol di rumah makan Ev
Minuman beralkohol di rumah makan Ev.

Kedapatan melakukan penyimpangan, sejumlah karyawan di rumah makan tersebut pun tak bisa berkutik. Seorang kasir di rumah makan itu, yang berinisial NA, hanya bisa mengatakan, kalau dirinya tidak tahu menahu soal bisnis di tempatnya dia bekerja.

“Saya hanya pekerja. Saya tak tahu apa-apa. Kebetulan sekarang bos saya lagi tidak ada di sini. Tapi kata dia, kalau usaha ini resmi dan punya izin,” ujar Na, sambil memperlihatkan salinan perizinan yang berkop surat Badan Penanaman Modal Pelayanan Terpadu (BPMPT) Karawang.

Terkait adanya sejumlah ruang tertutup di dalam rumah makan tersebut, NA mengatakan, kalau itu merupakan ruang karaoke. Ruang karaoke itu, disewakan dengan tarif khusus kepada tamu yang sengaja datang untuk berkaraoke.

“Perempuan-perempuan ini hanya pelayan,” kilahnya, seraya telunjukknya mengarah kepada tempat para perempuan muda berpenampilan aduhai, duduk berjejer di tempat tersebut.

surat perizinan yang ditunjukkan
surat perizinan yang ditunjukkan.

Menanggapi hal tersebut, Ketua FPI Karawang, H. Gamal mengatakan, pihaknya menemukan beberapa kejanggalan terhadap keberadaan tempat tersebut.

Selain ditemukan adanya penjualan miras, juga terdapat ruang-ruang tertutup untuk karaokean berikut sejumlah perempuan muda berpenampilan menor.

“Yang sangat janggal, dalam salinan perizinan itu, tertulis kalau izin untuk usaha tersebut adalah rumah makan yang hanya menjual makanan dan minuman ringan.

Tapi kenyataan yang diperoleh ternyata selain menjual minuman beralkohol juga terdapat bisnis karaoke dengan pelayanan perempuan-perempuan muda,” ujarnya kepada sidaknews.com saat itu.DSC00504

Dari apa yang didapatinya dalam operasi tersebut, H. Gamal menyimpulkan, kalau dalam hal ini Pemkab Karawang tidak melakukan pengawasan terhadap perizinan yang telah diberikannya kepada seluruh pelaku usaha di Karawang.

Tak hanya itu, dia juga menilai kalau Pemkab beserta aparat berwajib terkesan membiarkan bisnis tersebut terus berjalan.

“Harusnya ada tindakan dan bisnis serupa ini tidak terjadi di Karawang. Saya meminta kepada Pemkab Karawang dan aparat berwajib untuk segera melakukan tindakan,” tegasnya.(ega nugraha)

Check Also

Pemko Langsa Salurkan Dana Meugang Kepada 6.700 Fakir Miskin

Langsa, sidaknews.com – Menjelang bulan suci Ramadhan 1438 H, Pemerintah kota Langsa menyalurkan bantuan berupa uang untuk …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *