Kamis , 25 Mei 2017
Home » Berita Foto » Akibat bujuk rayu, 2 ABG asal Sukabumi dari korban Trafficking di Batam

Akibat bujuk rayu, 2 ABG asal Sukabumi dari korban Trafficking di Batam

 

2 Orang ABG asal Sukabumi menjadi Korban Traffe
2 Orang ABG asal Sukabumi menjadi Korban Trafficking di Batam.

Batam,Sidaknews.com – 2 orang anak baru gede (ABG) asal Sukabumi jawa barat tinggal dibilangan Proklamasi Cekeong Rt 05 Rw 05 diamankan di Polsek Lubuk Baja Batam, masing-masing Am (15) dan Al (14).

Setelah berhasil melarikan diri dari rumah Bordir usai melanyani Apek Singapura, “Namun sangat disayangkan kejadian ini adalah petaka bagi mereka. 

keterangan yang diperoleh dari Mapolsek Lubuk baja, bahwa Am menuturkan kejadian ini berawal saat dirinya ditawarkan seorang Hajjah yang dikenalnya di Sukabumi, klo mau mendapat uang banyak, buat kamu pasti ada pekerjaan di batam, Ungkap Am.

Setelah itu, AM bersama Al yang masih duduk di bangku sekolah SMP akhirnya ikut ke batam atas janji dari Hajjah tadi, dan pekerjaan yang di janjikan kepada kami tidak tau seperti apa, Namun, kami sempat menginap di salah satu hotel di Jakarta selama dua hari, dan selanjutkannya kami ke batam setalah dua hari menginap disana.

Sesampai di batam, kami disuruh untuk melanyani Apek-apek dari singapura, ternyata tempat kerja yang dijanjikan oleh Hajjah tersebut tempatnya para hidung belang, senada dengan apa yang disampaikan oleh Al (14) dia ikut ke batam atas bujuk rayu dari Bu Hajjah, sebab, saya masih ada hubungan dengan saudara dengan Am, Saya (red) juga sudah ada niat untuk kabur, makanya saya ikut sama AM.

“Setelah siap melanyani Apek Singapura kami berdua akhirnya kabur”.

Kasus ini sudah ditangani oleh Polsek Lubuk baja Batam untuk pengembangan selanjutnya.(**)

Check Also

Pemkab Sergai Survey Harga Sembako di Pasar Tradisional

–Persediaan Sembako Selama Ramadhan di Sergai Aman Sergai, sidaknews.com – Menjelang datangnya bulan suci Ramadhan 1438 …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *