Senin , 29 Mei 2017
Home » Berita Foto » Akibat Cuaca tak Menentu Harga Cabe di Tangerang Melambung

Akibat Cuaca tak Menentu Harga Cabe di Tangerang Melambung

Keterangan Foto: Sukatmi (32),salah seorang pedagang pasar Kelapa Dua Tangerang.
Keterangan Foto: Sukatmi (32),salah seorang pedagang pasar Kelapa Dua Tangerang.

Tangerang,Sidaknews.com – Kendatipun pemerintah pusat telah menurunkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis premium yang awalnya seharga Rp.8.500 per liter per, mulai 1 Januari 2015 menjadi Rp. 7.600,- per liter.

Namun penurunan harga BBM itu, tak sebanding dengan harga kebutuhan pokok bahan pangan yang justru semakin mahal.

Menurut salah seorang pedagang pasar Kelapa Dua, Tangerang Sukatmi (32), perempuan asal Brebes Jawa Tengah itu memaparkan, bahwa saat ini harga cabai rawit dan merah kini mencapai Rp120 ribu, padahal sebelumnya dikisaran Rp. 70 sampai Rp. 80 ribu per kilogram.

Kemudian harga Cabai Merah Bulat yang awalnya seharga Rp. 60 ribu, kini menjadi Rp100 ribu per kilogram. Sedangkan untuk harga, Bawang Merah pada saat ini harganya mencapai Rp.24 ribu, yang sebelumnya Rp.16 ribu per kilogram.

Untuk komoditas Buah Tomat, yang sebelumnya seharga Rp.8 ribu, kini menjadi Rp12 ribu per kilogram. Begitu juga halnya dengan Buah Wortel lokal harganya naik dua kali lipat, kini mencapai Rp16 ribu per kilogram, bahkan untuk buah yang satu ini pada saat pergantian tahun baru harganya mencapai Rp 20 ribu.

“Belum turun juga mas harga-harga,” ungkap Sukatmi (32), pedagang di Pasar Kelapa Dua Tangerang, kepada SidakNews.com, disela-sela Sukatmi, melayani pelanggannya, Selasa (6/1/2015).

Sambungnya lagi, “Cuma Cabe Rawit Ijo, yang turun dari Rp 60 ribu jadi Rp 50 ribu. Kalau Cabai Merah Keriting, masih stabil pada kisaran Rp 70-80 ribu per kilonya mas,” terang Sukatmi.

Sedangkan harga komoditi bahan pangan yang masih tergolong murah, tambahnya, hanya Timun dan Buncis. Harga Timun per kilogram Rp.4 ribu dan buncis Rp10 ribu.“Pasokannya kurang, mungkin karena cuaca jadinya harga pada mahal,” pungkas Sukatmi.(Haris Maloko)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Check Also

Suasana Ramadhan di Kota Peureulak Spontan Berubah, Pedagang Musiman Penuh Disepanjang Jalan

Aceh Timur, sidaknews.com – Kebiasaannya setiap tahun penjualan jajanan atau bukaan puasa penuh di jalan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *