Kamis , 25 Mei 2017
Home » Berita Foto » Along Bos Penyulingan Gas Illegal Proses Hukumnya Di Pertanyakan

Along Bos Penyulingan Gas Illegal Proses Hukumnya Di Pertanyakan

Gudang Tabung Gas DiBatu Ampar
Gudang Tabung Gas DiBatu Ampar

BATAM,Sidak News : Maraknya penyulingan gas ilegal di Kepri khususnya di Kota Batam terkesan sulit di sentuh hukum, kanapa tidak ?,  beberapa tahun yang lalu Polda Kepri melakukan penggerebekan gudang penyulingan gas di beberapa lokasi di Bengkong, diantaranya, Telaga Indah, gudang milik Along, dan ruko yang terletak dipasar Melayu milik Muzi, padahal kegiatan usaha penyulingan gas milik mereka berada di lokasi pemukiman penduduk, yang sewaktu-waktu akan membahayakan masyarakat didaerah tersebut, tapi sampai saat ini usaha kegiatan penyulingan gas illegal yang berada diKota Batam tidak bisa di hentikan instansi terkait.

Berbagai pendapat yang menjadi bahan perbincangan di tengah masyarakat, yang sebagian masyarakat menduga, bahwa kegiatan penyulingan yang dilakukan para pengusaha tersebut di biarkan, karena pemiliknya punya bekingan yang hebat di Jakarta, dan sebagian lagi berkata, mungkin juga dengan adanya kompromi, dengan penegak hukum di jajaran Provinsi Kepri, sehingga mereka kebal hukum, padahal kalau kita kaji lebih dalam, kegiatan ini akan mengancam kebakaran jika nantinya terjadi kebocoran pada tabung gas tersebut, yang akan berimbas ke masyarakat di sekelilingnya.

Along, salah satu bos pengusaha penyulingan gas illegal di lokasi Bengkong, Telaga Indah yang di gerebek Polda Kepri tahun yang lalu, telah di sidangkan di Kejaksaan Negeri Batam, dan putusan pengadilan Negeri telah memutuskan dan memvonis Along dengan hukuman satu tahun penjara, tetapi Along mengajukan banding terkait putusan hakim yang di anggapnya terlalu tinggi, Along di kenal sangat dekat dengan aparat penegak hukum, bahkan aktivitasnya bisnisya dengan  melakukan penyulingan gas illegal seakan-akan terlindungi, terlihat saat di persidangan, jika pada saat sidang, terlihat banyak kuli tinta yang hadir dalam dalam persidangan untuk meliput, sidangpun di tunda, dan sampai saat ini belum ada kejelasan putusan hakim terkait banding yang di ajukan Along, apakah dia di tahan atau tidak kini menjadi perbincangan di tengah masyarakat Batam khususnya Wartawan.

Sementara, kasus penyulingan gas illegal di Batu aji, ruko pasar melayu milik Muzi, pada tahun lalu, Polda Kepri melakukan penggerebekan, namun sampai saat ini kabar dari hasil penyidikan dan pengembangan kasus tersebut belum ada di kejaksaan Negeri Batam, apakah kasus penyulingan gas ilegal hanya along yang di meja hijaukan ? informasi yang di terima awak media ini dari lokasi kediaman Muzi, bahwa beliau sudah hengkang dari Batam, di duga adanya hubungan dengan usahanya yang di gerebek Polda Kepri tahun lalu, dia pasti berusaha menghindar dari jeratan hukum, sehingga dia memilih keluar dari Batam, jika memang itu benar, apakah kasus Muzi, akan di hentikan penyidikannya jika dia melarikan diri..?

Sampai saat ini masih banyak terlihat usaha penyulingan gas illegal yang tidak tersentuh hukum, diantaranya, di Bengkong Telaga Indah, Di ruko pasir putih dan di Batu merah persis di depan PT.Profap Batu Ampar,  armada pelansir tabung gas masih terlihat keluar masuk lokasi gudang tersebut, mesti berbagai media massa baik lokal maupun Nasional menyorotinya tetap usaha ini tidak ada tindakan dari aparat penegak hukum, sehingga penegakan hukum di Polda Kepri ini terkesan tutup mata, dari hasil pengerebekan saja yang terjadi beberapa titik tahun kemarin belum ada kejelasan hukumnya.

Dengan kelangkaan tabung gas 3 kg yang berkepanjangan, Disperindag Batam melalui ESDM, telah melakukan sidak dadakan yang di pimpin langsung wakil wali kota Batam, Rudi. Apakah sidak tersebut hanya untuk menakut-nakuti para pengoplos, atau memang benar-benar akan memproses secara hukum sehingga akan membuat jera terhadap para pengoplos gas. Sampai saat ini dari hasil sidak belum ada yang di proses secara hukum, bahkan terkesan usaha oplos gas masih beroperasi setelah beberapa hari kemudian. Apakah tujuan dari Pemko Batam melakukan sidak dadakan jika memang tidak benar-benar di tertibkan dan di beri sanksi dengan tegas. (Rein)

Check Also

Indonesia Perlu Belajar Toleransi Dari Keberagaman di Sipirok

Sipirok, sidaknews.com – Keberagaman merupakan sesuatu yang tidak terpisahkan dari sebuah wilayah dalam suatu negara …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *