Home » Berita Foto » AMI Desak Pemko Tebingtinggi Tutup Kafe Maksiat

AMI Desak Pemko Tebingtinggi Tutup Kafe Maksiat

Keterangan gambar : UNJUK RASA “Massa dari Aliansi Masyarakat Islam (AMI) kota Tebingtinggi menggelar unjuk rasa di halaman kantor Walikota, mereka mendesak agar seluruh kafe maksiat di kawasan Jalan AMD segera ditutup”.
Keterangan gambar :
UNJUK RASA “Massa dari Aliansi Masyarakat Islam (AMI) kota Tebingtinggi menggelar unjuk rasa di halaman kantor Walikota, mereka mendesak agar seluruh kafe maksiat di kawasan Jalan AMD segera ditutup”.

Tebingtinggi,Sidaknews.com – Ratusan massa yang menamakan diri Aliansi Masyarakat Islam (AMI) kota Tebingtinggi melakukan unjuk rasa ke Sekretariat Pemerintah Kota Tebingtinggi di Jalan Sutomo, Kamis (8/1).

Pengunjuk rasa dari sejumlah Ormas Islam dan OKP Islam itu mendesak pemerintah agar segera menutup kafe-kafe maksiat di kawasan Jalan AMD Kelurahan Bulian dan Kelurahan Lubuk Baru Kecamatan Padang Hulu kota setempat.

Sejumlah elemen masyarakat itu terdiri atas Front Pembela Islam, BKPRMI, Pemuda Muhammadiyah, Ikatan Pelajar Muhahmmadiyah, Ikatan Pelajar Al Washliyah serta elemen mahasiswa dan masyarakat sekitar Jalan AMD.

Mereka mendatangi kantor walikota dan kantor DPRD sambil melakukan orasi secara bergantian dengan memampangkan sejumlah spanduk mengecam berbagai bentuk kemaksiatan yang kian marak di kota Tebingtinggi.

Para pengunjuk rasa juga memberikan pernyataan sikap dalam beberapa poin diantaranya, bahwa Aliansi Umat Islam menolak segala bentuk kegiatan maksiat yang meresahkan masyarakat, berupa minuman keras, Narkoba, judi, prostitusi dan berkeliarannya waria secara bebas yang berpotensi menjadi penyebar virus HIV/Aids.

Mendesak Pemko Tebingtinggi segera merespon laporan masyarakat Jalan AMD yang kian resah dengan keberadaan kafe-kafe yang dijadikan sebagai tempat maksiat. Dengan jalan segera menutup kafe-kafe dimaksud, guna menghindari terjadinya konflik horizontal di tengah masyarakat.

AMI kota Tebingtinggi juga mengancam akan mengerahkan massa lebih besar guna menutup atau membongkar paksa tempat maksiat serta menghalau berbagai masalah sosial yang kian meresahkan.

Sejumlah perwakilan AMI antara lain, Burhanuddin Mandai dan Syafri Jambak, kemudian diterima utusan Pemko Tebingtinggi dipimpin Staf Ahli Walikota beserta tiga anggota DPRD masing-masing Asnawi Mangkualam SHI, Muliadi dan Fahmi juga Sekwan H Mukhtar Harahap, Danramil Kapten Salehan, Kasatpol PP M Guntur Harahap STP MSi.

Dalam pertemuan itu, diputuskan Pemko Tebingtinggi akan segera menyurati seluruh kafe di Jalan AMD agar menutup sendiri kafe mereka yang tidak punya izin. Usai pertemuan, Staf Ahli Walikota H Ismail Budiman SH mengatakan, Pemko Tebingtinggi melalui Satpol PP akan segera mengirimkan surat kepada pemilik kafe supaya menutup dan membongkar kafe mereka, karena tidak punya izin. “Jika mereka tidak melakukan, maka Satpol PP akan melakukan tindakan itu,” tegas Staf Ahli.

Usai pertemuan, ratusan pengunjuk rasa selanjutnya membubarkan diri secara damai melalui pengawalan aparat kepolisian dan Satpol PP. (Wan)

Check Also

Salah satu perusahaan yang bergerak di bidang pinjaman dana tunai, seperti PT  Bess Finance yang beralamat di Ruko senawanggi Batu Aji, Batam.

Tagih Nasabah, Debt Kolektor Diduga Tidak Memiliki Dasar Hukum Fidusia

Batam , sidaknews.com – Perusahaan pembiayaan sudah menjabur di Kota batam, bahkan banyak perusahaan Pembiayaan …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>