Selasa , 28 Maret 2017
Home » Kepri » Anambas » Anak Sekolah Terancam Putus Sekolah,’Subsidi Transportasi dicabut’

Anak Sekolah Terancam Putus Sekolah,’Subsidi Transportasi dicabut’

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Anambas, Drs,Herianto
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Anambas, Drs,Herianto

Anambas,Sidaknews.com – Sejumlah orangtua murid sekolah di Kabupaten Anambas mengeluh terkait adanya penghapusan subsidi transportasi anak sekolah dicabut atau ditiadakan oleh pemerintah daerah melalui dinas Pendidikan Kabupaten Kepulauan Anambas.

Hal ini disampaikan oleh Jehadi (41) satu seorang wali murid sekolah kepada media ini, menurutnya, dengan dicabutnya subsidi transportasi Anak sekolah menjadi suatu presiden buruk di dunia pendidikan, padahal selama ini, subsidi transportasi untuk anak sekolah adalah ujung tombak daerah anambas.(4/1).

Ependi bekerja sebagai buruh bangunan dengan mempunyai anak dua, merasa tidak sanggup untuk menyekolahkan anaknya jika subsidi trasportasi anak sekolah dicabut, selamanya ini subsidi itulah yang kita harapkan untuk membantu anak-anak bisa sekolah, apalagi dengan penghasilan saya hanya dengan cukup makan dan pas-pasan.Padahal untuk anggaran pendidikan di seluruh wilayah indonesia mencapai 20 persen.Ungkapnya.

Saat dikomfirmasi media ini kepala dinas Pendidikan kabupaten Anambas, Herianto mengatakan, kita tetap memperjuangkan hak para anak sekolah melalui Bupati sesuai dengan anggaran yang ada, dan ternyata, untuk subsidi transportasi anak sekolah tetap saja diadakan.senin (05/01) di ruang kerjanya.

Herianto mengaku, awalnya benar telah dicabut subsidi transportasi untuk anak-anak sekolah, namun hal ini tetap saja dilaksanakan sesuai dengan anggaran yang ada pada dinas pendidikan kabupaten Anambas.

Heri menjelaskan, bahwa subsidi transportasi untuk anak sekolah yang menggunakan transportasi Kapal Motor Laut, dan termasuk yang menggunakan bus angkutan anak sekolah SMA.N dari Tarempa ke Rintis Kecamatan siantan Selatan tetap di lanjutkan selama 6 bulan ke depan.

Dan Bupati sudah meminta kepada dinas Pendidikan untuk menyusun dan membuat RKA, yang jelasnya untuk enam bulan ke depannya kita tetap menyusulkan dan mengajukan melalui anggaran APBD-P, untuk sementara anggaran yang ada cukup untuk 6 bulan dengan jumlah sekolah yang ada. Ungkapnya.

Jumlah Sekolah yang ada seperti SMA.N dan SMK ada 10 sekolah,SMP.N termasuk MTS 27 sekolah dan untuk SDN termasuk sekolah Min sederajat 68 sekolah, sekarang tinggal bagaimana kita untuk realisasi dana subsidi.

Dan untuk sementara bagi anak sekolah kita minta untuk menggunakan angkutan khusus yaitu dengan menggunakan penyeberangan.” untuk sekolah Anak-anak TK.N sudah lansung menggunakan dana Bosda.untuk sekolah PAUD tergantung pengajuan proposal yang diajukan kata Heri.(Rohadi)

 

 

 

 

 

 

 

Check Also

Ketua Umum FSI Qalbun Salim (kanan) menyerahkan hasil penggalangan dana kepada Ketua FSLDK kepulauan Riau (kiri).

Peduli Somalia, FSI STIE Pembangunan Tanjungpinang Galang Dana

Tanjungpinang, sidaknews.com – Ucapan Terima Kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh Dosen, Mahasiswa di STIE Pembangunan …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>