Selasa , 28 Maret 2017
Home » Berita Foto » Anambas Surga Wisata Kepulauan Riau

Anambas Surga Wisata Kepulauan Riau

Selam
Salah satu kegiatan Diving – penyelam yang dilakukan oleh Wisata Lokal di Anambas.

Anambas,Sidaknews.com – Anambas Surga Wisata Kepulauan Riau dengan memiliki alam bawah laut karang yang indah dan menarik, keindahan alam pulau Anambas tersebar dari penghujung sampai Ketelu-telu. Keindahan alam ini menjadi salah satu faktor pemikat bagi para wisatan mancanegara dan lokal khususnya bagi yang hobbi dengan menyelam alias diving.

Panorama keindahan alam bawah laut kepulauan Anambas adalah suatu aset daerah yang harus dijaga dan dipelihara dengan seutuhnya, baik oleh masyarakat juga oleh pemerintah daerah.

Hal ini dibuktikan oleh salah satu rombongan Mahasiswa dari Tanjungpinang kepulauan Riau, Moehammad Richad yang punya hobi diving atau menyelam. Dia mengatakan cukup tertarik tentang panorama keindahan alam bawah laut di Anambas, dan bukan kali ini saja beliau mengunjungi kepulauan Anambas, bahwan dia sudah sering menjelajahi panorama bawah laut di Anambas.

Hobinya itu memberi kesempatan Davina untuk bisa Diving bareng untuk melihat keunikan dan keindahan alam bawah laut yang ada di Anambas, seperti kura-kura, Penyu, ikan yang unik di Kabupaten Kepulan Anambas.

Karang Kutil
Karang Kutil di dasar laut Anambas

Ketika disambangi oleh media ini Moehammad Richad saat melakukan tour dan misinya di Anambas, dia juga menceritakan berbagai pengalaman-pengalaman selama dia melakukan aktivitas rutinya dalam menyelam. “Yang jelas kita sangat bangga terhadap keindahan panorama bawah laut kepulauan Anambas tiada duanya di dunia.

Untuk memenuhi kebutuhan para Diving, kini sudah ada pemandu di Anambas untuk membatu para turis mancanegara atau pun lokal, mungkin wisatawan yang belum pernah menghampiri laut Anambas masih ragu-ragu, namun kita siap menunjukkan Lokasi yang aman untuk menyelam.

Salah satunya adalah pendamping Diving yang melibatkan Putra Daerah Sendiri. Selain memiliki pendamping Diving, Juga bisa mengajarkan kita Daiving yang belum bisa menggunakan alat Cecuba para tamu dan sebagai tamu Srnokling.Ungkap Richat kemedia ini saat di jumpai di pulau lango Kecamatan Palmatak saat usai Diving.

Saat ini kita menilai diving sudah bukan lagi hobbi kelas premium. Berbeda dengan dulu, ketika harga perlengkapan diving masih mahal.

Pohon Karang lunak berbentuk pohon Natal
Pohon Karang lunak berbentuk pohon Natal.

Sekarang sudah cukup banyak jasa perlengkapan menyelam sehingga harga semakin bersaing, juga untuk pendamping sangat memuaskan kata Richad putra daerah Tanjung Pinang yang pendidikan di jogja jurusan Hukum di UI.

Namun “Dulu memang begitu, diving hanya bisa dinikmati oleh kalangan atas yang memiliki budget cukup untuk melakoni hobi ini. Namun, sejak dua tahun terakhir hobi ini bukanlah hobi yang ekslusif untuk kalangan tertentu. Dengan harga persiapan yang semakin terjangkau serta sarana transportasi yang semakin murah, diving dapat dinikmati oleh semua kalangan.

”Bagi para pemula yang baru ingin menekuni hobbi diving, perlu merogoh kocek. Kini sudah dengan gampang saja untuk mendapatkan jasa perlengkapan snorkeling. Kalau mau lebih keren dan perlu perlindungan kulit, kita tidak perlu merogoh kocek hingga Rp 800 000 hanya untuk mendapatkan sebuah wetsuit premium yang dijamin akan memberi kan perlindungan dan kehangatan di dalam air.

Namun saya menilai om edi sangat kreatif sekali dibidang mengajar Menyelam mesti pemeritah daerah belum mendapat perhatikan khusus di bidang ini.Ungkapnya.(Rohadi)

Check Also

img_20170328_001457

Dukung Visit Bireuen Year 2018 BIROAD Bireuen Ekspos Lokasi Wisata Air Terjun Ie Rhob

Bireuen, sidaknews.com – Bireuen Trail Organization Adventure (Biroad), kembali melakukan aktivitas adventure-nya dalam wilayah Kabupaten …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>