Selasa , 28 Maret 2017
Home » Berita Foto » Apotik Kimia Farma Dibobol Maling, Rp 7 juta Leyap

Apotik Kimia Farma Dibobol Maling, Rp 7 juta Leyap

Ilustrasi: kimia farma
Ilustrasi: kimia farma

Tanjungpinang.sidaknews.com – Toko Apotik Kimia Farma yang berada di Jalan MT Haryono KM 3,5 Tanjungpinang, Senin (01/12) dini hari sekitar pukul 04.00 Wib disatroni maling. Pencuri tersebut berhasil menggondol uang sekitar Rp 7 juta.

Informasi yang dihimpun di lapangan, uang tersebut digasak pelaku dari dalam laci kasir tempat konter obat yang dijual di apotik tersebut.

Pencurian tersebut pertama kali diketahui oleh salah satu karyawan yang pada saat itu hendak membuka apotik sekitar pukul 07.00 Wib pagi. Pagi itu, karyawan ini terperangah, pasalnya saat hendak membuka pintu, gemboknya sudah hilang.

Sementara itu, pintu kaca yang berada di sekitar laboratorium apotikpun rusak akibat dicongkel pelaku. Fitri, salah satu karyawan apotik menduga, jika awalnya pelaku masuk melalui ruang laboratorium, selanjutnya pelaku mencongkel pintu yang menghubungkan tempat penjualan obat.

“Mungkin pelaku masuk ke lab, kemudian baru masuk ke apotik,” ujar Fitri yang saat itu juga ditemani sesama karyawan lainnya, Delza kepada sejumlah wartawan.

Dikatakan saksi, aksi pelaku juga terekam kamera pengintai (CCTV), bahkan saat ambil uang juga terekam kamera yang terpasang di dalam ruangan apotik.

“Namun, karena lampu dimatikan saat itu, gerak-gerik pelaku tidak terlihat dengan jelas. Uang yang berada di dalam brankas tidak diambil karena mungkin dia tidak tau passwordnya,”terang Delza. Saksi menambahkan, dari rekaman CCTV aksi pelaku juga terekam saat dia memanjat melalui pintu dari arah laboratorium klinik yang memang satu ruko dengan apotik.

“Laboratorium ini bersebelahan dengan apotik. Kedua ruangan hanya dibatasi pintu yang sudah tidak dipakai dengan ditutup rak tempat meletakan obat-obatan,” ujarnya. Ia juga menduga, jika saat beraksi, pelaku tidak sendirian karena dalam rekaman kamera pelaku lain yang mengawasi dari luar ruko.

“Dari hasil CCTV, ketika itu pelaku mengenakan topi dan bersebo,” kata Fitri.
01/12/2014 23:27 – rindu Bro: Ditambahkannya, saat ini pihaknya masih mendata apa saja barang yang diambil selain uang. Delza mengaku jika peristiwa tersebut sudah dilaporkan ke pihak kepolisian dan polisi sudah melakukan penyelidikan.

Sementara Kapolsek Bukti Bestari, Kompol Jaswir membenarkan kejadian kasus pencurian tersebut, saat ini pihaknya sedang melakukan penyelidikan. “Setelah kami lakukan penyelidikan, pihak apotik dan laboratorium kimia farma mengalami kerugian sebesar Rp7 juta.

Saat ini, pihak manajemen juga masih menghitung apakah ada obat obatan yang diambil pelaku,” kata Jaswir. “Identitas pelaku masih diselidiki. Anggota saya telah mengambil beberapa sidik jari dan bukti lainnya,” tutup Jaswir. (Rindu Sianipar)

Check Also

Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Banda Aceh menggelar aksi Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) kerjasama anggoata Komisi IX DPR RI dan pengusrus IPSM kabupaten Aceh Utara yang dihadiri anggota komisi IX DPRRI, Tgk. Khaidir Abdurrahman,S.IP,  kepala SKPK Aceh Utara, muspika, Imum Mukim, geusyik, forum imum mukim Aceh Utara, pengurus IPSM kabupaten Aceh Utara, PRC, PSM Aceh Utara, tokoh masyarakat, kalangan sekolah dan ratusan masyarakat.

BPOM Banda Aceh Gelar Acara KIE di GOR Lhoksukon

Aceh Utara, sidaknews.com – Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Banda Aceh menggelar aksi …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>