Home » Daerah » Aceh » APPSI Aceh, Harga Daging Di Bireuen Aceh Tembus Rp. 150.000 Per Kilo

APPSI Aceh, Harga Daging Di Bireuen Aceh Tembus Rp. 150.000 Per Kilo

Penjual daging sedang melayani pembeli di Kota Juang, Bireuen pagi tadi (ft-Tarmizi A. Gani)
Penjual daging sedang melayani pembeli di Kota Juang, Bireuen pagi tadi (ft-Tarmizi A. Gani)

BIREUEN, ACEH,Sidaknews.com – Hasil penelusuran Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) menyangkut harga daging megang hari raya Kurban di beberapa titik di Aceh hari ini masih dianggap mahal berbanding pendapatan masyarakatnya yang tergolong rendah, di tambah dengan krisis gagal panen yang terjadi hampir di seluruh Aceh,

Di Bireuen misalnya, harga daging pagi ini kami jual dijual dengan RP. 150.000 per kilo kata Mustafa salah seorang pedagang yang di temui APPSI Aceh, menurut wakil ketua APPSI Bireuen Mukhtaruddin SH. MH, harga tersebut masih tergolong mahal, dan ini merupakan akibat stok lembu yang tidak mencukupi atau berkurang di Bireuen.

Koordinator APPSI bidang teritorial wilayah Aceh Tarmizi A. Gani mensinyalir mahalnya harga daging di Aceh merupakan akibat dan sikap pemerintah yang acuh tak acuh dalam mengurus dan mebina dengan baik sektor peternakan kebelakangan ini, padahal setiap tahunnya di prediksi memiliki anggaran yang lumaian besar di setiap kabupaten/kota khusus bidang peternakan.

Penjual daging sedang melayani pembeli di Kota Juang, Bireuen pagi tadi (ft-Tarmizi A. Gani)aBantuan yang tidak tepat sasaran dan tidak memenuhi standart, seperti ada bantuan lembu tapi tidak ada bantuan kandang sehingga potensi kegagalan ternaka dan suwasembada daging cukup besar, pemainnan ini di lihat APPSI ikut berperan melonjaknya harga daging khusu lembu dan gagalnya suwasembada daging yang di tiup pemerintah.

Sementara, Di Banda Aceh harga daging pagi ini di jual berkisar pada harga Rp. 110.000 sampai dengan Rp. 120.000, demikian hasil informasi dari seorang warga kota Banda Aceh Khairul Fajri yang di tanyai APPSI Aceh.

Beberapa informasi lainnya di kutip dari berbagai sumber, di Aceh selatan stok hewan Qurban cukup namun harga bumbu dapur naik, sedangkan di Lhokseumawe pemkonya akan membantu Kurban ke Desa-desa, Tarmizi A. Gani Koordinator APPSI Bidang Teritorial Wilayah Aceh.(Hasbi)

Check Also

Nurdin Basirun Saat Ratas dengan petinggi PT. BRC.

Gubernur: Investasi Untuk Kepentingan Masyarakat Dan Memprioritaskan Tenaga Kerja Lokal Kepri

Tanjungpinang, sidaknews.com – H. Nurdin Basirun, Gubernur Kepri saat melakukan rapat terbatas (ratas) dengan para petinggi PT. Bintan …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>