Home » Berita Foto » Atasi Kerusakan Terumbu Karang Di Anambas

Atasi Kerusakan Terumbu Karang Di Anambas

Salah satu Sisiwi dari Daerah Batam saat
Salah satu Sisiwi (Bunga) dari Daerah Batam saat melihat kondisi Panorana terumbu karang di Kabupaten Anambas.

Anambas,Sidaknews.com – Kerusakan terumbu karang di Kabupaten Kepulauan Anambas sampai saat ini terbilang cukup parah. Hal ini terjadi sebagai konsekuensi dari aktifitas bom dan potasium pada tahun 80-an,meskipun di beberapa wilayah masih dapat dijumpai panorama terumbu karang yang indah.

Untuk menjaga sisa-sisa terumbu karang yang masih ada, sudah tentu diperlukan kerja lebih keras dari pihak-pihak terkait seperti Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) serta Badan Lingkungan Hidup (BLH).

Terkait hal ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Anambas harus mngambil sikap akan mengatasi kerusakan terumbu karang yang terdapat di beberapa titik laut Anambas.Salah saatunya yang terdekat adalah di sepanjang jalan Semen Panjang (SP) dan kawasan pantai di Teluk Terempa Ungkap Wisata berasal dari batam disaat berlibur ke Anambas.1 Mei 2014 lalu.

Lanjut, juga siswi yang ikut berlibur kepulau penjali saat Diving mengatakan fanorama alam bawah laut khususnya terumbu karang di kawasan tersebut sangat bangus mengatakan,juga kerusakan yang terjadi di sekitar SP disebabkan oleh penumpukan tonggak bangunan yang terbuat dari beton harus di atasi secara seriuslah, sayang toh, ungkap kantakan siswi Bunga Berasal dari Batam Saat dijumpai.

Trumbu Karang
Terumbu Karang dengan Panorama yang Indah.

Wakil Bupati KKA Haris menyampaikan, Pemkab melalui Badan Lingkungan Hidup (BLH) dan Dinas Perikanan dan Kelautan (DKP) akan memantau penumpukan yang tersimpan di bawah air tersebut.

“Melalui BLH dan DKP, kita coba untuk memantau agar perusakan ini dapat dihindari,” katanya saat dikonfirmasi kerusakan terumbu karang di sepanjang SP, Tarempa, Anambas, tersebut, beberapa waktu lalu.

Menurut Haris, Pemkab tidak membenarkan adanya material bangunan jatuh ke laut saat pengerjaan. Hal ini dapat merusak terumbu karang yang berakibat pada perusakan lingkungan di Tarempa nantinya.

Kegiatan pekerjaan pembangunan gedung-gedung di Teluk Tarempa yang menancapkan tonggaknya di dasar terumbu karang, telah menyebabkan sebagian terumbu karang hancur. Ini dikarenakan tiang-tiang beton yang berat dijatuhkan oleh pemiliknya di atas terumbu karang untuk disimpan.

“Kita tidak membenarkan jatuhnya beton-beton besar yang dapat merusak terumbu karang, tapi membolehkan penancapan tiang bangunan sampai ke terumbu karang. Untuk itu, pemilik bangunan harus mengawasi pekerjanya jangan sampai beton dijatuhkan di laut dan merusak terumbu karang,” kata Haris.

Ketika dikonfirmasi mengenai izin pembangunan permanen di sepanjang jalan SP sebelah darat, Haris mengakui tidak ada izin. Tapi sepanjang kepentingan masyarakat dibolehkan saja. Dan ini menyebabkan kapling gratis tersebut langsung diserbu masyarakat.

“Memang tidak ada izin bangunan di SP ini karena untuk kepentingan masyarakat saya kira boleh saja. Dan tidak masalah, sepanjang pembangunan bukan pada terumbu karang yang kita safetykan untuk wisata,” tutur Haris.

Terumbu Karang
Terumbu Karang

Kini terumbu karang di perairan yang dangkal ini sudah dikapling sampai ke Batu Timpa Tige yang merupakan ikon Anambas. Akibatnya, pantai yang tadinya memiliki terumbu karang warna-warni dan indah mulai berangsur mati karena sudah ditutupi bangunan masyarakat.

Pemkab diharapkan untuk memperhatikan kerusakan pada terumbu karang yang berada didepan kantor bupati ini. Apalagi Anambas adalah daerah yang telah ditetapkan sebagai Kawasan Konservasi Perairan Nasional, tapi mengabaikan masalah lingkungan di pusat kotanya.

Sayang alam yang indah tidak terpelihara dengan baik, padahal Anambas Kayatoh dan peralatan lengkap beberapa instansi punya Tabung Sekuba untuk menjaga terumbu karang, contohya dinas pariwisata harus ambil sikap jangan disimpan alatnya atau diperdayakan masyarakat yang berpotesi ungkap Bunga.(Rohadi)

 

Check Also

Pelabuhan penyengat tampak seperti pelangi, hal ini terlihat di sepanjang Atap Pelabuhan dibentang kain 3 warna yakni, kain warna Merah, Kuning dan Hijau.

Kedatangan Kapolri, Pelabuhan Penyengat Dihiasi Dengan Warna-Warni

Tanjungpinang, sidaknews.com– Dalam rangka penyambutan kedatangan Kapolri, Jendral Polisi Tito Karnavian Kepulau Penyengat, Kota Tanjungpinang, …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>