Senin , 27 Maret 2017
Home » Daerah » Aceh » Balai Diklat Pertanian Saree Membutuhkan Widyaiswara

Balai Diklat Pertanian Saree Membutuhkan Widyaiswara

Keterangan Gambar: Pertemuan Calon Widyaiswaradengan Kepala UPTB. Balai Diklat Pertanian Saree (03032015) di ruang kerjanya  (Foto, dok, AHDAR)
Keterangan Gambar: Pertemuan Calon Widyaiswaradengan Kepala UPTB. Balai Diklat Pertanian Saree (03032015) di ruang kerjanya (Foto, dok, AHDAR)

SAREE,Aceh Besar,Sidaknews.com – Salah satu persyaratan untuk akreditasi kelembagaan lembaga pelatihan dan pendidikan adalah ketersediaan SDM (Widyaiswara), sementara UPTB. Balai Diklat Pertanian Saree mengalami krisis tenaga pengajar organik yakni Widyaiswara (WI).

Saat ini hanya tersisa sebanyak 4 orang tenaga WI saja di UPTB Saree tersebut, sementara sebanyak 7 lainnya telah berakhir masa tugas sebagai PNS, maka dengan jumlah widyaiswara 4 orang yang dimiliki oleh UPTB. Balai Diklat Pertanian Saree, belum bisa diusulkan untuk akreditasi kelembagaan.

Pada hal akreditasi adalah sangat penting bagi lembaga Diklat, apalagi UPTB. Balai Diklat Pertanian Saree adalah satu-satunya lembaga pelatihan pertanian di Aceh, seperti yang disebutkan kepala UPTB BDP Saree Drh. Ahdar, MP kepada penulis melalui email.

Beranjak dari persoalan tersebut maka pada tahun 2014 lalu Pemerintah Aceh melalui UPTB. Balai Diklat Pertanian Saree telah mengirim sebanyak 15 orang calon widyaiswara ke Pusat Pelatihan Manajemen dan Kepemimpianan Ciawi Bogor untuk dilatih dan diuji kompetensi.

Mereka yang direkrut dari beberapa instansi di tingkat Provinsi Aceh dan Kabupaten/Kota lingkup Pemerintah Aceh tersebut sehingga hampir semua lulus ujian seleksi dan dinyatakan lulus oleh Lembaga Administrasi Negara (LAN) Jakarta., sambung Ahdar.

Salah satu manfaat dari terakreditasinya UPTB. Balai Diklat Pertanian Saree adalah akan banyaknya pemanfaatan dan kerjasma pelatihan dengan UPTB.

Balai Diklat Pertanian Saree oleh provinsi lain untuk dilatih petugas/penyuluh pertanian dan juga petani di Aceh karena telah memenuhi standar yang ditetapkan pemerintah.

Para calon widyaiswara (Cawid) yang telah lulus ujian seleksi sekarang sedang mempersiapkan pengurusan menjadi WI definitif. Salah seorang Cawid dari Kabupaten Pidie, Zulfatan,SP,MP mengapresiasi atas inisiatif UPTB.

Balai Diklat Pertanian Saree dengan harapan kemudahan pengurusan di tingkat provinsi dan pusat, demikian diutarakan pada pertemuan Cawid dengan Kepala UPTB. Balai Diklat Pertanian Saree (03/03/2015) di ruang kerjanya. (Tarmizi A.Gani)

Check Also

Bupati Aceh Tengah, Nasaruddin menyerahkan trophy dan bantuan pembinaan kepada Joki dan kuda pemenang

Kualitas Pacuan Kuda Tradisional Gayo akan Terus Ditingkatkan

Takengon, sidaknews.com – Bupati Aceh Tengah, Nasaruddin mengatakan kualitas pacuan kuda tradisional Gayo akan terus …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>