Jumat , 24 Maret 2017
Home » Berita Foto » Bandara RHF Raih Peringkat Ke-3 Sebagai Best Airport Tahun 2014

Bandara RHF Raih Peringkat Ke-3 Sebagai Best Airport Tahun 2014

Keterangan Foto: Walikota Tanjungpinang Lis darmansyah,SH (pakai peci)
Keterangan Foto: Walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah,SH (pakai peci) saat menerima Piagam penghargaan malam penganugerahan Bandara Awards Tahun 2014 yang digelar di Hotel Borubudur pada rabu (10/12)

Tanjungpinang,Sidaknews.com – Prestasi mengagumkan datang dari Bandara Raja Haji Fisabilillah dimana pada malam penganugerahan Bandara Awards Tahun 2014 yang digelar di Hotel Borobudur Jakarta, Rabu (10/12).

Bandara RHF meraih posisi ke-3 dalam kategori Best Airport. Bandara Awards merupakan penghargaan yang ditaja oleh Majalah Bandara untuk pengelolaan bandara di Indonesia dalam memberikan pelayanan terbaik untuk penumpang pesawat.

Penyelenggaraan Bandara Awards ini sendiri telah memasuki tahun ke-6. Walikota Tanjungpinang H. Lis Darmansyah, SH turut hadir dalam malam penganugerahan tersebut dan mempresentasikan kemajuan Bandara RHF sebagai salah satu ikon Kota Tanjungpinang.

Pasalnya, Kota Tanjungpinang merupakan salah satu dari 3 kota yang mendapatkan kesempatan khusus untuk mempromosikan bandara di hadapan seluruh pengelola bandara serta para tamu undangan yang hadir.

Hal ini tentunya untuk menarik para investor maupun wisatawan agar berkunjung ke Kota Tanjungpinang. Demikian disampaikan Lis usai acara. Selain Bandara RHF, ada juga Bandara Juanda Terminal 1 Surabaya di posisi ke-2 serta Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali di posisi pertama sebagai Best Airport. Bandara Sultan Haji Muhammad Sulaiman Balikpapan sendiri meraih predikat Bandara RHF Raih Peringkat Ke-3 Sebagai Best Airport Tahun2014sebagai Best of The Best Airport of The Year yang merupakan penghargaan tertinggi bagi bandara.

Artis Olivia Zaliyanti sebagai salah satu juri dalam penilaian Bandara Awards membacakan langsung para penerima penghargaan Bandara Awards malam itu. Dikatakannya, kedepannya semua bandara di Indonesia harus menampilkan ciri khas kedaerahannya sebagai identitas.

Sehingga dimanapun kita mendarat masing-masing bandara akan punya keistimewaan tersendiri. “Jangan sampai kita mendarat di suatu tempat bandaranya terlihat sama dengan di Singapura. Harus ada ciri khas daerahnya.” Ujar Olivia.

Ciri khas yang dimaksud Olivia diantaranya adalah ornament khas daerah. “Bila perlu selain Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris, bisa
juga menggunakan bahasa daerah untuk announcement (pengumuman) di bandara.” Katanya. Olivia sendiri sudah 6 kali ditunjuk sebagai juri Bandara Awards sejak pertama kali diadakan tahun 2009. (Mella/Erva)

Check Also

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Yusri Yunus.

Polda Jabar Akan Mengusut Peyebar Berita HOAX Penculikan Anak

Bandung,sidaknews.com – Terkait penyebar berita bohong (hoax) tentang penculikan anak di media sosial (medsos) yang sudah …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>