Home » Berita Foto » Banggar dan Pansus ‘Piknik’ ke Batam

Banggar dan Pansus ‘Piknik’ ke Batam

Sekretaris DPRD Karawang  Suroto
Sekretaris DPRD Karawang Suroto.

KARAWANG,sidaknews.com – Meski terus mendapat sorotan karena rutin menggelar studi banding ke luar daerah.Namun lagi-lagi para anggota dewan perwakilan rakyat daerah (DPRD) Karawang Jawa Barat kembali berangkat ke luar provinsi pada Minggu-Selasa (7-9/12) sore ini.

Yang terbang ke Batam Kepulauan Riau kali ini yaitu Panitia Khusus (Pansus) Retribusi Jasa Usaha dan Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Karawang. Kunjungan kedua alat kelengkapan DPRD itu, dimaksudkan agar terjadi sinergi kinerja antar keduanya untuk mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Kita akan melakukan perubahan Perda No 3 tahun 2012 tentang retribusi, sehingga butuh input dari daerah lain yang benar-benar sudah mempunyai regulasi. Kondisi riil di kawasan Batam, sangat mirip dengan Karawang, sehingga cocok dijadikan tempat untuk studi banding. Itu substansinya,” ujar Sekretaris DPRD Karawang Suroto kepada sidaknews.com di ruang kerjanya.

Potensi pendapatan yang sangat mungkin dijadikan ladang kenaikan PAD, kata dia, perlu digali secara optimal. Selama ini, retribusi yang diberlakukan oleh Pemkab Karawang, selain masih terhitung kurang sesuai dengan kondisi saat ini, juga masih belum digarap secara maksimal.

Selamat datang ke Kota Batam.
Selamat datang ke Kota Batam.

“Di Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup (BPLH) ada retribusi uji laboratorium. Kemudian Dishubkominfo juga ada retribusi terminal, termasuk juga retribusi uji kelayakan kendaraan (KIR). Tarifnya saat ini sudah waktunya untuk disesuaikan,” paparnya.

Menurut Suroto, dipilihnya Kota Batam Kepulauan Riau bukan semata-mata untuk melakukan rekreasi para anggota dewan. Akan tetapi, kata dia, kondisi sosio-ekonomi masyarakat Batam terutama di kawasannya mempunyai kesamaan dengan Kota Pangkal Perjuangan. Pendapatan Asli Daerahnya, kata Suroto sudah cukup signifikan dengan ditopang dari pendapatan retribusi jasa usaha tersebut.

“Jadi jangan dikesankan DPRD piknik lagi. Kemarin kita tahu semua, dalam Pansus sudah banyak sekali pendapat dan masukan. Sehingga butuh sudut pandang lain, dari daerah lain yang bisa dijadikan referensi perubahan Perda No 3 tersebut,” tepis Suroto yang juga pernah menjabat Ketua KNPI Kabupaten Karawang ini.

Suroto berharap, studi banding tersebut dapat memberikan cakrawala baru agar penyusunan perda dapat lebih sensitif terhadap dinamika sosial-ekonomi masyarakat. Sehingga, pemberlakuan perda baru, nantinya dapat bertahan agak lama. Mengingat perda No 3 tahun 2012 tersebut hanya diberlakukan tiga tahun saja, dan akhirnya saat ini akan dirubah.

“Kita upayakan, perda retribusi jasa usaha yang baru natinya bisa bertahan minimal 5 tahun. Dengan target pendapatan dari perda baru tersebut terdapat kenaikan PAD sebesar 20 persen dari besarnya PAD saat ini, atau setara dengan Rp 967 M. syukur-syukur bisa lebih maksimal lagi mencapai Rp 1 Trilyun,” harapnya.

Sementara itu Ketua Pansus Retribusi Jasa Usaha Suci Nurwenda asal Partai Demokrat nampak bungkam ketika ditanya perihal rencana keberangkatannya ke Batam untuk studi banding.Beberapa kali pesan singkat yang dikirimkan sama sekali tidak ia hiraukan meski hape miliknya dalam keadaan aktif.

Menurut seorang sumber di lingkungan DPRD Karawang Suci Nurwenda ini memang selalu terkesan anti wartawan.Yang bersangkutan selalu menghindar ketika akan diwawancara oleh wartawan.

“Dia mah emang sulit,mentang-mentang suaminya politisi senior di Karawang,semenjak jadi anggota dewan belum ada wartawan yang berhasil mewawancarai dia,” cetus seorang wartawan senior yang biasa bertugas di DPRD Karawang. (Karla)

 

 

 

Check Also

Pelabuhan penyengat tampak seperti pelangi, hal ini terlihat di sepanjang Atap Pelabuhan dibentang kain 3 warna yakni, kain warna Merah, Kuning dan Hijau.

Kedatangan Kapolri, Pelabuhan Penyengat Dihiasi Dengan Warna-Warni

Tanjungpinang, sidaknews.com– Dalam rangka penyambutan kedatangan Kapolri, Jendral Polisi Tito Karnavian Kepulau Penyengat, Kota Tanjungpinang, …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>