Rabu , 29 Maret 2017
Home » Berita Foto » Banggar Temukan Tambang Galian C Ilegal

Banggar Temukan Tambang Galian C Ilegal

aktivitas pertambangan golongan C, di Desa Kalpataru, Kecamatan Tomoni dan Desa Balai Kembang Kecamatan Mangkutana mengalami kerusakan yang cukup memprihatinkan.
Aktivitas pertambangan golongan C, di Desa Kalpataru, Kecamatan Tomoni dan Desa Balai Kembang Kecamatan Mangkutana mengalami kerusakan yang cukup memprihatinkan.

Malili,Sidaknews.com – Kondisi lingkungan di Desa Kalpataru, Kecamatan Tomoni dan Desa Balai Kembang Kecamatan Mangkutana mengalami kerusakan yang cukup parah dan memprihatinkan, menyusul maraknya aktivitas pertambangan golongan C di daerah itu.

Menyikapi kondisi tersebut, 6 Legislator DPRD Luwu Timur yang tergabung dalam Badan Anggaran (Banggar), melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) di dua lokasi itu. Hasilnya, ditemukan sejumlah alat berat berupa eskavator milik sejumlah perusahaan tambang yang beroperasi, dan disinyalir tidak mengantongi izin.

Atas temuan ini Banggar DPRD Luwu Timur merekomendasikan kepada Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), untuk segera menghentikan seluruh operasional perusahaan tambang disana.

”Rata-rata perusahaan tambang galian C yang beroperasi di Balai Kembang dan Kalpataru tak mengantongi izin operasional. Akibatnya, menimbulkan kerusakan lingkungan, bahkan tumbuhan di sekitar wilayah tambang ikut terganggu,” kata Anggota Banggar dari Fraksi Demokrat, Herdinang, kepada wartawan, Jumat 5 Desember kemarin.

 6 Legislator DPRD Luwu Timur yang tergabung dalam Badan Anggaran (Banggar), melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) di dua lokasi.
6 Legislator DPRD Luwu Timur yang tergabung dalam Badan Anggaran (Banggar), melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) di dua lokasi.

Herdinang menegaskan, Lingkungan Kalpataru dan Balai Kembang sudah rusak parah akibat aktivitas pertambangan galian C, yang sudah berlebihan, dan terkesan tak terkontrol. ”Jika kondisi ini dibiarkan, maka akan merugikan dan membahayakan masyarakat di sekitarnya. Hal ini juga akan mengancam ketersediaan air bersih,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Luwu Timur, Firnandus Ali, mengatakan selama ini pihaknya telah melakukan pengawasan secara ketat terhadap aktifitas tambang Galian C.

”Kami juga telah terbitkan izin pertambangan galian C di Daerah Aliran Sungai (DAS) kepada sejumlah perusahaan. Namun terkadang mereka melakukan penambangan di luar area izin. Bahkan saat ini aktifitas galian C sudah berada di lokasi perkebunan warga,” kata Firnandus.

Terkait rekomendasi Tim Banggar DPRD, dinas ESDM telah menindaklanjuti hal itu dengan menghentikan aktifitas pertambangan di Kalpataru dan Balaikembang. ”Kami juga menahan empat alat berat yang ditemukan di lokasi, yang tak mengantongi izin. Alat berat ini akan diamankan sementara, di Kantor Camat Mangkutana,” Kata Firnandus.(Ad)

Check Also

Kader Kammi tanjungpinang sedang berlatih teknik persidangan.

Tingkatkan Militansi Kader, KAMMI Tanjungpinang Gelar Teknik Sidang Jilid II

Tanjungpinang, sidaknews.com – Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Daerah Tanjungpinang kembali mengadakan kegiatan Teknik …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>