Jumat , 24 Maret 2017
Home » Berita Foto » Banyak SD Jual LKS, Kepala UPTD SD Klari Bungkam

Banyak SD Jual LKS, Kepala UPTD SD Klari Bungkam

Ilustrasi: Buku LKS Kreasi
Ilustrasi: Buku LKS Kreasi.

KARAWANG,Sidaknews.com – Salah satu guru SDN Duren 1 Kecamatan Klari, ‘HD’ diduga melakukan pungutan liar lewat jual beli LKS (Lembar Kerja Siswa). Dari informasi yang berhasil dihimpun oleh media ini.

‘HD’ merekomendasikan satu merek buku LKS kepada siswa untuk dibeli. Satu buku dihargai Rp 11.000 dan siswa diminta membeli sepuluh buku. Anehnya, merek LKS yang dimaksud HD hanya dijual di satu lokasi yaitu toko buku di perumahan Puri Kosambi.

Siswa yang tidak membeli buku LKS rekomendasi darinya, ditakut-takuti agar menyalin semua isi buku LKS ke dalam buku tulisnya. Maka, mau tak mau seluruh siswa sekolah tersebut membeli buku LKS ke toko yang telah ditunjuk oleh guru tersebut.

Namun sudah hampir tiga kali sidaknews.com mendatangi SDN Duren 1 Klari, kepala sekolah berulang kali tidak bisa ditemui. Saat terakhir menyambangi sekolah, beberapa waktu lalu salah satu petugas SDN Duren 1 Klari mengatakan kalau kepala sekolah sedang tidak ada di tempat. “Dia tadi terburu-buru naik mobil. Seperti sedang menghindari sesuatu,” ujar bapak yang tak mau disebut namanya ini.

Sampai saat ini belum ada keterangan dari pihak sekolah terkait jual beli buku LKS ini.

Saat dimintai keterangan, Kepala UPTD Pendidikan TK SD Kecamatan Klari, Nana Mulyana yang tak lain merupakan petinggi seluruh kepala sekolah di wilayah Kecamatan Klari masih sulit untuk ditemui oleh wartawan.

Maklum,yang bersangkutan memang dikenal orang yang paling anti ketika hendak diwawancara oleh wartawan dari media manapun.Padahal dketahui, praktek jual beli buku LKS masih tetap ada di wilayah kerjanya tersebut bahkan kabar lain menyebutkan bahwa jual beli LKS juga terjadi di beberapa sekolah dasar yang ada di Kecamatan Klari.

Sebelumnya,Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Karawang, Drs Agus Supriatman melarang pihak sekolah menjual buku LKS dalam bentuk dan cara apapun. Segala penjualan buku LKS baik dijual oleh sekolah maupun oleh pihak ketiga (sekolah) dilarang. Karena, dalam pos anggaran APBD Karawang sektor pendidikan, pemerintah sudah mengalokasikan anggaran untuk pengadaan buku untuk belajar sisqwa di sekolah.(karla)

Check Also

Para Pelajar Madina terdiri dari SD, SMP dan SMA terlihat memadati sisi kiri dan sisi kanan jalan untuk menyambut kedatangan Presiden Jokowi, jum'at (24/3).

Ribuan Pelajar di Madina Turun Kejalan Sambut Kedatangan Jokowi

Mandailing Natal, sidaknews.com – Ribuan Pelajar di Kabupaten Mandailing Natal, turun ke jalan sambut kedatangan …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>