Kamis , 30 Maret 2017
Home » Berita Foto » BBM Turun Warga Bireuen Sambut Gembira

BBM Turun Warga Bireuen Sambut Gembira

Suasana di SPBU Simpang Leubue, Kecamatan Makmur Pada Hari Pertama Harga BBM Turun (Foto,TARMIZI A.GANI)
Keterangan Foto: Suasana di SPBU Simpang Leubue, Kecamatan Makmur Pada Hari Pertama Harga BBM Turun (Foto,Tarmizi A.Gani)

BIREUEN,Sidaknews.com – Turunnya harga BBM (minyak) di Indonesia ikut dirasakan warga di Kabupaten Bireuen, para pemilik kenderaan terlihat cukup senang dan gembira karena harga BBM minyak turun, ungkap Nurlaila Manager SPBU Sadakata Ukur Abriana Abadi yang terletak di Simpang Leubue, Kecamatan Makmur, Bireuen, kepa penulis pada Kamis 01/01/2014, di SPBU tersebut.

Menurut Nurlaila, harga minyak di SPU-Nya di dijual sesuai arahan dan kebijakan yang dikeluarkan pemerintah, Bensin dijual dengan harga Rp: 7600, sedangkan harga sebelumnya Rp 8500, bermakna harga minyak Bensin turun Rp 900, dari harga sebelumnya, sedangkan minyak Solar dijual dengan harga Rp 7250, sedangkan harga sebelumnya Rp7500, berarti harga minyak Solar turun Rp 250, rincinya.

Nurlaila, wanita asal Leubue, yang dipercaya menjadi manager di SPBU tersebut selama lebih kurang 12 tahun, menambahkan selain minyak Bensin dan minyak Solar, di SPBU tempat ia bekerja juga di jual minyak Pertamax dengan harga saat ini Rp 10800, yang sebelumnya dijual dengan harga Rp 11400, dengan kadar harga yang disebutkan di atas berarti pertamax turun Rp. 600, masyarakat yang menggunakan bahan bakar minyak terlihat senang, sebut Nurlaila.

“Sementara Mustain salah seorang pengguna Bensin, menyampaikan turunnya harga minyak sudah lama kita tunggu-tunggu, malah kalau boleh harga minyak bisa kembali di turunkan sampai pada harga sebelum dinaikkan Rp 2000, kemaren dulu, biarlah kami masyarakat bisa bernafas lega, pungkas anak muda tersebut.(Tarmizi A.Gani)

Check Also

Perseturuan Sengketa Informasi Direktur RSJD Babel Berakhir Mediasi

Pangkalpinang, sidaknews.com -Setelah beberapa kali dalam persidangan ajudikasi sengketa informasi di Komisi Informasi (KI) Bangka …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *