Home » Berita Foto » Bea Cukai Tanjungpinang Espos Barang Tangkapan Tak Bertuan

Bea Cukai Tanjungpinang Espos Barang Tangkapan Tak Bertuan

IMG_1860Tanjungpinang,sidaknews.com – Kantor Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean B Tanjungpinang tadi sore jam 16.00 27/9, mengadakan espos terhadap barang hasil tangkapan pada tanggal 27/7 yang lau di pelabuhan Sri Bintan Pura, dengan melakukan penindakan atas 9 Carton barang kena cukai hasil tembakau berbagai merek khusus kawasan bebas yang dikirim dari kawasan bebas batam tampa dilindungi dengan dokumen serta tanpa dilekati pita cukai, yang diangkut sebagai barang bawaan penumpang pada kapal fery MV Marima yang tiba dari batam.

Ada pun barang bukti berupa Rokok berbagai jenis, Cerutu sebanyak 480 Bungkus dan Tembakau Iris sebanyak 71 Tim, sesuai dengan arutan perundang-undangan, barang kena cukai dari kawasan bebas batam selain harus dilengkapi dengan dokumen PP FTZ juga wajib dilekati pita cukai sebelum dikeluarkan dari kawasan bebas batam, sesuai dengan ketentuan yang diatur pada UU mo 39 tahun 2007, tentang perubahan UU no 11 tahun 1995 tentang cukai jo.

1. peraturan pemerintah no 10 tahun 2012 tentang perlakuan kepabeanan, perpajakan dan cukai serta tata laksana pemasukan dan pengeluaran barang ke dan dari serta berada di kawasan yang telah ditetapkan sebagai kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas jo
2. Peraturan menteri keuangan no 47/PMK.04/2012 tanggal 10 maret 2012 tentang tata laksana pemasukan dan pengeluaran barang ke dan dari kawasan yang telah ditetapkan sebagai kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas dan pembebasan cukai.

Menurut Ari Kepala kantor Bea dan Cukai Tanjungpinang melalui Kasi PLI Nangkok Pasaribu diperkiran kerugian negara sebesar Rp.276.823.500 dari sektor cukai serta Rp.89.073.940 dari BM.PPN dan PPh.

Sebagai tindak lanjut, begrdasarkan PP no 10 tahun 2012 pada pasal 37 ayat 2 butir(b) barang yang dilalrang atau dibatasi yang dikeluarkan dari kawasan bebas ke luar daerah pabean atau di tempat lain dalam daerah pabean, yang tidak diberitahukan secara tidak benar ditetapkan sebagai sebagai barang yang dikuasai oleh negara, kecuali terhadap barang dimaksud ditetapkan lain berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Terhadap barang bukti berupa BKC akan ditetapkan sebagai barang dikuasai negara untuk selanjutnya diusulkan untuk ditetapkan menjadi barang milik negara” tuturnya.

“Penindakan atas 104 unit telepon genggam/handpone” petugas bea dan cukai yang bertugas di pelabuhan Sri Bintan Pura pada tanggal 18/9 melakukan pemeriksaaan terhadap barang yang dibawa MV.Sindo Ferry yang tiba dari Singapura jam 19.30, dicurigai seorang penumpang membawa handpone merek Samsung, Blackberry, Nokia serta Iphone sebanyak 45 pcs, dimana atas nama barang tersebut tidak didapat dikategorikan sebagai barang penumpang, sehingga perlakuannya sebagai impor umum dimana atas handpone yang diimpor harus dilengkapi dengan sertifikasi dari Ditjend POstel.

Dan pada penegahan 7 PCs Handpone petugas dan pengawas bea dan cukai Tanjungpinang di pelabuhan Bandara Internasional Raja Haji Fisabilillah pada tanggal 23/9 menerima dokumen pemberitahuan tentang isi barang dari pegawai perusahaan jasa titipan, dari hasil penelitian didapati nama serta alamat pengirim yang tidak jelas dengan pemberitahuan barang yang dikirim kepada Game Ansuransi.

Setelah diadakan pemeriksaan dengan memakai alat mesin X-ray dan dibanti oleh sicurity bandara, ternyata didapati 52 PCS handpone jenis Samsung dan Iphone barang tersebut tanpa dilengkapi dengan dokumen PPFTZ, dan barang tersebut dari kawasan batam.
“Dari hal tersebut diperkirakan kerugian negara sebesar Rp.50.000.000 (PDRI)(Kuncus)

Check Also

Ular Phyton yang sudah diamankan warga Tangjung

Penduduk Tanjungkapur Dikejutkan Penangkapan Ular Piton Liar

Bintan, sidaknews.com – Warga setempat menemukan dan menangkap seekor ular piton besar di depan sebuah …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>