Jumat , 26 Mei 2017
Home » Berita Foto » “Benarkah 3 Pintu Ruko di Pekanbaru Milik Istri Sang Pejabat No 1 Anambas?

“Benarkah 3 Pintu Ruko di Pekanbaru Milik Istri Sang Pejabat No 1 Anambas?

Ruko
Diduga 3 Pintu Ruko di Pekanbaru milik Istri Sang Pejabat No 1 Anambas.

Tanjungpinang, Sidaknews.com – Kebenaran kepemilikan 3 Pintu Rumah Toko (Ruko) yang berada di jalan Surabaya kelurahan Tangkerang Selatan kecamatan Bukit Raya Kota Pekanbaru milik Istri Bupati Anambas Kepulauan Riau? Hal ini masih diperbincangkan oleh berbagai emelen masyarakat.

Kebenaran ini masih di tanda tanya besar, Menurut sumber yang layak dipercaya oleh Media ini mengatakan, bahwa Ruko berlantai dua yang terletak di jalan Surabaya Kelurahan Tangkerang selatan kecamatan Bukit Raya Kota Pekanbaru, mengatakan bahwa Ruko tersebut atas Nama Yeni Fatra.

Saat dikonfirmasi Media ini Bupati Anambas Tengku Muhtarudin melalui pesan singkat belum memberikan jawaban hingga berita ini diturunkan.(18/3)

Berbagai kalangan mempertayankan, Apakah benar ada Bupati Anambas membangun Ruko di Pekanbaru? dan Jika ada niat Bupati Anambas mau membangun ruko kenapa tidak harus di Tanjungpinang atau di Anambas? Jika di Anambas di bangun jelas ada perubahan kota.

kita bisa lihat sendiri, sekarang ini apa yang ada pembangunan di Kabupaten Anambas? Sudah hampir 2 Periode Kabupaten Anambas masih gitu-gitu saja. ungkap sumber yang tidak mau disebutkan jati dirinya.

Dalam papan nama yang terpampang di pagar seng tersebut tertulis, pemilik bangunan bernama Yeni Fatra yang merupakan istri Bupati KKA,Tengku Muhtarudin dengan jangka waktu pelaksanaan dari tanggal 12 Desember 2013 sampai dengan 12 Agustus 2014.

Selain sedang membangun ruko di jantung kota Provinsi Riau, Tengku Muhtarudin dikabarkan juga memilik ratusan hektar kebun sawit di Pranap dan sekitar 50 hektar di kota Pekanbaru.

Tengku Muhtarudin juga memiliki kekayaan berupa percetakan di Pekanbaru, sumber media menyebutkan. ”Didalam percetakan terdapat unit mesin yang baru datang, harganya diperkirakan mencapai Rp 3 Miliar.”sebut sumber yang meminta namanya tidak di ekspos.

Selain kekayaan Anambas dibawa ke Pekanbaru, sebagian uang yang diduga hasil korupsi Bupati Anambas, juga di alihkan ke Dharma Putra, ajudan Tengku Muhtarudin. Data yang diperoleh media ini, 4 aset sang ajudan yang diduga hanya atas nama saja.

Pertama, karoke keluarga di Tarempa yang saat ini sedang dibangun, diduga nilainya mencapai Rp 1,5 Miliar. Kedua, satu unit rumah di Jl Tanjung yang saat ini disewa Pemkab KKA untuk kantor LPSE, yang ketiga satu unit rumah di Antang, Kecamatan Siantan dan yang ke empat sebuah rumah di Batam Center.

”Secara logika, tidak masuk akal seorang ajudan yang hanya bergaji Rp 2 juta sebulan dan hanya tamatan SMA bisa memiliki aset miliaran rupiah.”sebut sumber Radar Kepri.

Padahal, lanjut sumber, sebelum menjadi Satpam, ajudan Tengku Muhtarudin itu hanya seorang Satpam di Tanjung Uncang.”Patut diduga, istri Bupati KKA yang hanya ibu rumah tangga dan ajudannya itu tempat sang Bupati mencuci uang yang diduga didapat dari hasil korupsi. Kita minta KPK menelusuri.”kata sumber yang minta namanya tidak dipublikasikan itu.(RK/SN)

Check Also

Desa Paya Bujok Beuramoe Khitan Anak Kurang Mampu

Langsa, sidaknews.com – Sedikitnya 20 orang anak dari keluarga yang kurang mampu di desa Paya …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *