Minggu , 26 Maret 2017
Home » Berita Foto » Berkas Kasus Pencabulan Mahasiswi Dikembalikan Jaksa

Berkas Kasus Pencabulan Mahasiswi Dikembalikan Jaksa

Ilustrasi Pencabulan.
Ilustrasi Pencabulan.

Tanjungpinang, sidaknews.com – Berkas Berita Acara Pemeriksaan (BAP) kasus dugaan pencabulan pada seorang mahasiswi berinisial SS (21) dengan tersangka SU, seorang petugas rontgent Rumah Sakit Angkatan Laut (RSAL) Dr Midiyato Tanjungpinang dikembalikan oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) ke penyidik Satreskrim Polres Tanjungpinang.

Pengembalian BAP kasus yang masih (P19) tersebut dilakukan pihak Jaksa, untuk dilengkapi penyidik kepolisian. “Berkas dugaan perkara pencabulan tersebut atas terpaksa kita kembalikan ke penyidik Polres Tanjungpinang (P19) untuk dilengkapi materinya,” ujar Kepala Seksi Tindak Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejari Tanjungpinang, Ristianty Andriani SH, Senin (15/12) lalu kepada sejumlah wartawan.

Ketika ditanyakan, tentang materi apa saja materi yang harus dilengkapi oleh pihak penyidik kepolisian, Santi sapaan akrab Ristianty, enggan memberikan penjelasan. “Jelasnya semua petunjuk sudah kita berikan untuk segera dilengkapi penyidik polisi. Hal tersebut berguna untuk proses persidangan di pengadilan nantinya,” ujar Santi.

Sementara itu, dikonfirmasi terpisah Iwa Susanti yang mendampingi korban SS saat melaporkan kasus tersebut ke polisi April 2014 lalu mengatakan berdasarkan catatan proses penyidikan dugaan kasus itu sudah hampir 9 bulan sejak dilaporkan korban. “Sudah 9 bulan sejak kita laporkan, tapi sampai sekarang belum tuntas juga.

Prosesnya terkesan sangat lambat,” kritik Iwa, salah satu anggota Tim Bidang Hukum Tim Gugus Tugas Pemberdayaan Perempuan Kota Tanjungpinang. Wanita yang berprofesi seorang pengacara ini hanya meminta agar pihak penyidik kepolisian lebih serius dalam menangani kasus dugaan pencabulan tersebut.

“Kami selaku pihak pendamping korban SS hanya meminta penyidik kepolisian untuk lebih serius memproses kasus ini,” papar Iwa. Sebelumnya, seorang mahasiswi berinisial SS (21) yang berstatus mahasiswi di salah satu perguruan tinggi di Tanjungpinang melaporkan dugaan perbuatan tidak senonoh oleh salah satu oknum petugas RSAL Dr Midiyanto inisal SU ke Polres Tanjungpinang, Rabu (21/5) lalu.

Saat melapor, SS didampingi Tim Gugus Tugas Pemberdayaan Perempuan Kota Tanjungpinang yang membidangi tindakan kekerasan terhadap perempuan. Dalam laporannya, SS membeberkan jika peristiwa tersebut bermula saat dirinya melakukan pemeriksaan rontgent yang pada saat itu ditangani oleh SU. Persistiwa tersebut terjadi pada tanggal 21 Maret 2014 lalu sekitar pukul 15.30 Wib.

Usai dilaksanakan pemeriksaan rontgent oleh SU, dirinya diajak untuk melihat hasilnya. Pada saat itu, SS masih mengenakan pakaian dalam saja, saat itu SS menuruti apa yang dikatakan SU untuk melihat hasil rontgent. “Saat itu, SU mematikan lampu dan juga mengunci pintu ruangan dari dalam. Saat keadaan gelap tersebut, ia dari arah belakang langsung memeluk dan memegang dan meremas dada saya. Tangan satunya juga akan memegang bagian tubuh saya yang lain,” terang korban kepada sejumlah wartawan.(Rindu Sianipar)

Check Also

Presiden RI, Ir. Joko Widodo saat memberikan pidato dalam penutupan Silatnas di Pesantren Musthafawiyah Purba Baru, sabtu (25/3).

Presiden Tutup Silatnas di Pesantren Musthafawiyah Purba Baru

Mandailing Natal, sidaknews.com – Usai melakukan peresmian pembangunan asrama haji Mandailing Natal (Madina). Presiden RI, Ir …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>