Jumat , 26 Mei 2017
Home » Berita Foto » Berkas Korupsi Alkes Dilimpahkan Kepada JPU

Berkas Korupsi Alkes Dilimpahkan Kepada JPU

Aspidsus Kajati Kepri. Yulianto,SH.MH
Aspidsus Kajati Kepri. Yulianto,SH.MH

Tanjungpinang,Sidaknews.com – Berkas Tersangka korupsi alat kesehatan (alkes) Kabupaten Kepulauan Anambas, Direktur CV Intan Diantika, Yuni Widiyanti, bersama barang bukti.Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau (Kejati Kepri) telah melimpahkan kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Ranai cabang Tarempa, Rabu. (14/5)

Menurut Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Kepri, Yulianto SH MH, pelimpahan berkas itu dilakukan, sesuai tempat dan waktu kejadiannya (locus delicti-red) berada wilayah di Tarempa, Kepulauan Anambas.

Sehingga diharapakan JPU Kejari Ranai cabang Tarempa dapat segera menyelesaikan dakwaan dan melimpahkan berkas perkara tersebut ke Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Tanjungpinang.

“Harapan kita, minimal minggu depan BAP perkara korupsi alkes, berikut tersangka Yuni Widiyanti dan barang bukti yang kita peroleh, segera dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Tanjungpinang untuk disidangkan,”ucap Yulianto dan didampingi Kepala Cabang Kejari Ranai di Tarempa, Erwin Iskandar SH serta sejumlah penyidik Kejati Kepri lainya.

Yulianto menyebutkan, dalam perkara Alkes tersebut, tersangka Yuni Widiyanti dapat dijera melanggar pasal 2 juncto pasal 3 juncto pasal 9 juncto pasal 15 juncto pasal 18 ayat (2) UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto pasal 55 KUHP.

IMG_4931“Pasal yang kita sangkakan kepada tersangka Yuni Widiyanti sama dengan dua tersangka lain sebelumnya, dr Tajri, mantan Kepala Dinas Kesehatan selaku Pengguna Anggaran (PA) dan M Sofyan SKM selaku Panitia Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK). Kedua tersangka tersebut sudah divonis selama 4 tahun oleh Pengadilan Tinggi (PT) Riau di Pekanbaru,”ucap Yulianto

Sebagaimana diberitakan, Yuni Wiyanti, Direktur CV Intan Diantika yang merupakan rekanan proyek pengadaan alkes Anambas 2009 ditetapkan sebagai tersangka setelah dua tahun buron dan masuk dalam DPO. Yuni dibekuk di Bekasi oleh tim Kejati Kepri.

Yuni juga telah mengembalikan kerugian negara sebesar Rp3,5 miliar lebih dari korupsi yang dilakukan sesui pagu dana kegiatan proyek Alkes di Kabupaten Kepulauan Anambas tahun 2009 lalu sekitar Rp3,1 miliar lebih.

Yuni Widanti, Direktur CV Intan Diagnostika sempat menjadi buronan selama dua tahun. Namun akhirnya ia diciduk tanpa perlawanan di Jalan Gunung Haruman RT 01/14, Kelurahan Kayuringin Jaya, Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Selasa (1/4) sekitar pukul 20.30 WIB.

Kasus dugaan korupsi tersebut juga melibatkan mantan Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Anambas dr. Sofyan selaku Pengguna Anggaran (PA) dan dr Tajri selaku panitia pelaksana teknis kegiatan (PPTK) yang sudah dijatuhi hukuman penjara selama 4 tahun, denda Rp200 juta subsider 3 bulan kurungan oleh Pengadilan Tinggi (PT) Riau di Pekanbaru.

Vonis tersebut lebih tinggi 1 tahun dari vonis hakim Pengadilan Tipikor Tanjungpinang sebelumnya, selama 3 tahun dan denda Rp50 juta subsider 3 bulan kurungan.(Red)

Check Also

Makjang…!!!, Gegara Dibakar Api Cemburu, Seorang Perempuan Dianiaya di Dalam Kios

Padangsidimpuan, sidaknews.com – Seorang Wanita berinisial SB alias I (22) warga Pijorkoling kecamatan psp tenggara …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *