Kamis , 30 Maret 2017
Home » Berita Foto » Berkas Suparno Pegwai BP.Batam Sudah Di Limpahkan Pada Kejaksaan

Berkas Suparno Pegwai BP.Batam Sudah Di Limpahkan Pada Kejaksaan

Ilustrasi.BATAM,sidaknews.com – Dumaida sudah bisa bernafas lega ,semenjak kasusnya selama ini jalan di tempat di peti eskan oleh polsek sekupang, kini sudah di limpahkan di kejaksaan Batam. Mulai tahun 2010 sampai 2013 dia kerap mendapat kekerasan ,bahkan pengakuannya di sudah sering membuat laporan polisi,  tetapi suaminya tidak pernah di tahan, bahkan sering kali meremehkan laporan yang di  tuduhkan pada dirinya.
Tetapi Dumaida sangat kesal akibat berkas yang selalu di kembalikan pihak kejaksaan dengan alasan berkas tersebut belum lengkap dan masih ada kekurangan. Bahkan dianya tidak menyerah, dia sering pergi ke kantor Polsekta sekupang baik di kejaksaan Batam, agar benar-benar kasus tersebut tidak di peti Eskan pada sebelumnya.

Sangat patut kita jempoli bahwa ibu Dumaida tidak pernah putus asa untuk memperjuangkan haknya dan meminta keadilan hukum selama 5 tahun.”Semestinya para aparat penegak hukum di negara Republik Indonesia ini bisa bekerja secara profesional tidak ada pengecualian atau melihat dari status dan kasta maupun derajatnya.Sehingga tidak ada yang kebal di mata hukum,jika melakukan perbuatan yang bertentangan dengan hukum.

Dumaida saat di minta di wawancari media ini, mengatakan saya sangat kesal dan binggung bagaimana sebenarnya proses hukum di Negara Republik Indonesia ini,pada saat itu saya sudah membuat laporan polisi ,setelah itu saya di sarankan untuk visum akibat luka memar yang aku alami,bahkan saksi yang melihat kejadiannya tersebut sudah dipanggil sebagai saksi, tetapi suami saya(Suparmo) tidak pernah di tahan.

Sampai saat ini juga saya berharap kepada pihak penegak hukum pak jaksa dan pak polisi tolong jangan di permainkan saya, saya orang lemah saya mohon berikan keadilan yang sepatutnya.”Saya ingin hak saya di berikan dan membuat jera suami saya atas segala perbuatannya,sebab wanita itu bukan untuk di bola,berapa lama lagi saya harus menderita akibat tidak ketegasan hukum yang membiarkan suami saya berbuat sewenang –wenang dan memberlakukan kasar sampai melakukan pemukulan yang tidak ada sanksinya di mata hukum.Dimana yang di katakan hukum itu,di mana yang di katakan perlindungan perempuan,jika tetap harus teraniaya .

Dumaida juga mengatakan BP Batam terlalu melindungi pegawainya (suparmo),tidak ada tindakan tegas, sudah sekian lama kami menikah ,tidak pernah ada pembuatan catatan sipil. sementara di buku undang-undang kepegawaian di haruskan ,ternyata tebang pilih dalam penerapannya. “wajar saya tidak pernah bisa mengetahui salam ini berapa penghasilan suami saya sebulan selama puluhan tahun.Saya berharap juga BP Batam jangan lindungi suami saya,sudah lima tahun saya menuntut hak saya sampai saat ini selalu di bola pimpong.Siapa sebenarnya suami saya di BP Batam sehingga semua tidak ada yang bisa bicara dan berkutik.

Awak media inipun mencoba konfirmasi kepolsek sekupang(Robertus) akibat adanya informasi dari pihak kejaksaan Batam ,bahwa dengan di lakukan pengembalian akibat kurang lengkap dan menjawab”benar ada kekurangan Bap tsk tetapi sudah di lengkapi dan akan di kirim kembali paling lambat hari jumat kemaren.tuturnya. (Reinhad).

Check Also

Perseturuan Sengketa Informasi Direktur RSJD Babel Berakhir Mediasi

Pangkalpinang, sidaknews.com -Setelah beberapa kali dalam persidangan ajudikasi sengketa informasi di Komisi Informasi (KI) Bangka …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *