Senin , 29 Mei 2017
Home » Berita Foto » Bersatu Melawan Bahaya Narkoba

Bersatu Melawan Bahaya Narkoba

-BNN Kota Tanjungpinang Ajak SMA 2 Tanjungpinang.

BNN Kota Tanjungpinang Melakukan ADVOKASI Penyusunan Kebijakan P4GN di Lingkungan SMAN 2 Tanjungpinang,beberapa waktu lalu.
BNN Kota Tanjungpinang Melakukan ADVOKASI Penyusunan Kebijakan P4GN di Lingkungan SMAN 2 Tanjungpinang,beberapa waktu lalu.

Tanjungpinang,Sidaknews.com – Presiden Jokowi telah menyatakan bahwa tahun 2015 ini Indonesia dalam keadaan darurat narkoba. Penyalahguna narkoba pada tahun 2013 diprediksi telah mencapai 5,8 juta jiwa. Dan baru 18.000 jiwa diantaranya (data tahun 2010 ) mendapat layanan rehabilitasi. Meningkatnya jumlah penyalahguna narkoba dari tahun ke tahun ini tentu semakin mengkhawatirkan.

Meningkatnya jumlah permintaan (demand) akan narkoba menyebabkan semakin meningkat pula pasokan narkoba (supply), tak heran akhir-akhir ini banyak diungkap kasus penyelundupan narkoba dalam skala besar.

Kasus terakhir adalah penemuan sabu-sabu terbesar se Asia oleh BNN, sejumlah 820 kg di sebuah kawasan niaga di Jakarta Barat awal bulan ini.

Jumlah penyelundupan yang terungkap telah menunjukkan angka yang luar biasa, namun di luar itu masih banyak usaha penyelundupan lainnya yang tidak terendus oleh aparat BNN.

Tentu ini mengancam kelompok masyarakat yang masih imun terhadap narkoba, terutama generasi muda Indonesia. Untuk itu diperlukan usaha Pencegahan dan Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika ( P4GN ) terhadap seluruh komponen masyarakat.
“untuk melakukan Pencegahan dan Pemberantasan, Penyalahguna dan Peredaran Gelap Narkotika di Kota Tanjungpinang, BNN Kota Tanjungpinang tentu memiliki keterbatasan.

Sesuai yang diamanahkan dalam Instruksi Presiden No. 11 Tahun 2012, bahwa yang terlibat dalam usaha P4GN ini tidak hanya BNN melainkan seluruh jajaran pemerintahan dan masyarakat,” ungkap Catur Hadiyanto, SKM, Kasie Pencegahan BNN Kota Tanjungpinang dalam kegiatan Advokasi Penyusunan Kebijakan P4GN di SMA 2 Tanjungpinang, pada Sabtu, 24 Januari 2015 di ruang pertemuan SMA 2 Tanjungpinang.

Pada tahun 2015 ini BNN Kota Tanjungpinang akan mendorong seluruh elemen pendidikan di kota Tanjungpinang untuk aktif mengimplementasikan kebijakan P4GN di masing-masing institusinya. Salah satunya dengan menggandeng SMA 2 Tanjungpinang. Bentuk nyata implementasi P4GN ini adalah dengan membuat kebijakan yang mengikat bagi seluruh komponen sekolah.

Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala Sekolah SMA Negeri 2 Tanjungpinang, Drs Encik Hadjar, perwakilan dari Komite Sekolah, Wakil kepala sekolah bidang kesiswaan dan Guru BK. “kami menyambut baik usaha BNN untuk melibatkan SMA 2 Tanjungpinang dalam pencegahan penyalahgunaan narkoba di kalangan siswa.

Namun kami berharap kerjasama kita jangan hanya sebatas seremonial saja, namun juga berkelanjutan.” Ungkap Drs. Encik Hadjar, MM dalam paparannya sebagai narasumber. “ Kami dari BNN Kota Tanjungpinang akan memfasilitasi kegiatan P4GN yaitu pembentukan satgas Anti Narkoba, tentu saja kami juga akan membantu secara tehnis pelaksanaan kegiatan-kegiatan P4GN yang lainnya.” Ungkap Catur Hadiyanto, SKM.

Beberapa bentuk kebijakan yang bisa dilaksanakan oleh sekolah antara lain bisa berupa Kewajiban setiao orang tua siswa untuk mengikuti penyuluhan tentang narkoba, deteksi dini terhadap murid-murid, dan pembentukan satgas anti narkoba.” Tambah Catur Hadiyanto,SKM.(Sumber:BNN Kota Tanjungpinang)

Check Also

Suasana Ramadhan di Kota Peureulak Spontan Berubah, Pedagang Musiman Penuh Disepanjang Jalan

Aceh Timur, sidaknews.com – Kebiasaannya setiap tahun penjualan jajanan atau bukaan puasa penuh di jalan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *