Jumat , 31 Maret 2017
Home » Berita Foto » Bertindak Semena-Mena, Aliansi Mahasiswa Minta DPRD Menindak Adira Finance

Bertindak Semena-Mena, Aliansi Mahasiswa Minta DPRD Menindak Adira Finance

Keterangan berita : DEMO “Aksi demo yang dilakukan Aliansi Mahasiswa dan Sapma Kota Tebingtinggi berorasi didepan Kantor DPRD Jalan Sutomo Tebingtinggi”.
Keterangan berita:
DEMO “Aksi demo yang dilakukan Aliansi Mahasiswa dan Sapma Kota Tebingtinggi berorasi didepan Kantor DPRD Jalan Sutomo Tebingtinggi”.

Tebingtinggi,Sidaknews.com – Puluhan pemuda yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa dan Satuan Pelajar Mahasiswa (Sapma) Kota Tebingtinggi menggelar aksi demontrasi di depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jalan Sutomo Kota Tebingtinggi, Rabu (28/1). Mereka meminta pihak DPRD setempat menindak Adira Finance yang selalu bertindak semena-mena.

Unjuk rasa hampir berujung anarkis karena sebelumnya pihak DPRD lama menerima mahasiswa, mereka sempat menendang pagar gedung dan berteriak-teriak meminta anggota dewan keluar menemui mereka.

Unjuk rasa terkait banyaknya sengketa konsumen yang melibatkan PT Adira Finance di Badan Penyelesain Sengketa Konsumen (BPSK) sebagai indikator bahwa Adira mengabaikan hak-hak konsumen khususnya masyarakat Kota Tebingtinggi.

Berapa banyak sudah kenderaan bermotor khususnya sepeda motor yang dikreditkan PT Adira namun mengangkangi peraturan dan merugikan negara.

Dalam aksi tersebut, Sapma meminta kepada DPRD dan pejabat berwewenang untuk membuat tim investigasi atas pelanggaran undang-undang yang dilakukan PT Adira Finance Tebingtinggi yang telah merugikan konsumen (masyarakat) karena semena-mena melakukan penarikan kenderaan bermotor kepada konsumen seperti perampok.

“Kami meminta DPRD memerikasa izin operasional PT Adira Finance Kota Tebingtinggi untuk segera menutupnya sebelum mereka melakukan perbaikan manejemen untuk mengutamakan hak konsumen,” terang Kordinator Aksi Sapma, Firdaus Nasution.

Dalam aksinya, Sapma juga menuntut pihak kepolisian menertibkan pihak dept colektor yang bertindak anarkis dan premanisme serta melarang mereka melaksanakan tugasnya yang tidak sesuai dengan koridor hukum.

Diharapkan DPRD berkordinasi dengan pihak Dirjen Pajak dan pihak berwenang melakukan insvetigasi terhadap kenderaan yang ditarik dan tentang pajak kenderaan bermotor yang ditarik dicurigai menjadi barang gelap, serta diminta berkordinasi kepada pihak OJK dan Bank Indonesia terkait besaran denda bunga yang dibebankan kepada konsumen sehingga menciderai nilai luhur sistem pengkreditan.

“Kami meminta DPRD Tebingtinggi menyurati pihak Mahkamah Agung (MA) agar melakukan pemeriksaan indikasi terjadinya jual beli blangko penyitaan yang dilakukan oknum Pengadilan Negeri (PN) Kota Tebingtinggi”, pinta Firdaus.

Sapma juga berharap kepada masyarakat Kota Tebingtinggi untuk memboikot PT Adira Finance selama indikasi yang mereka curigai dan belum bisa membuktikan kebenarannya oleh pejabat yang berwewenang. “Kami akan melakukan aksi selanjutnya apabila pihak berwenang belum bisa membuktikan semuanya,” jelas Sapma.

Terkait hal itu, pihak DPRD fraksi gabungan, Asnawi Mangkualam SHI, Agustami, Kharuddin Nasution, Wakidi, Fahmi Tanjung, Adlan dan Hendra Gunawan langsung menerima perwakilan mahasiswa. Menurut anggota dewan, mereka akan menyikapi aspirasi mahasiswa dengan membahas permasalahan ini lewat rapat internal.

“Apabila nanti memang betul-betul ditemukan dugaan tindak pidana baik tidak pidana umum maupun khusus, akan kita serahkan kepada pihak yang berwenang untuk memprosesnya secara hukum,” terang Hendra Gunawan dari Fraksi Golkar.

Dengan mendapatkan pengawalan ketat dari pihak kepolisian Polres Tebingtinggi dan Satpol PP, akhirnya para mahasiswa gabungan dari Sapma membubarkan diri secara tertib.(Wan)

Check Also

Dinas kehutanan Provinsi Sumut selidiki banjir bandang di kota Padangsidimpuan

Padangsidimpuan, sidaknews.com – akibat maraknya penebangan liar disekitar gunung lubuk raya, pihak Dinas Kehutanan Provinsi …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *