Selasa , 30 Mei 2017
Home » Berita Foto » “Bila Pejabat Di Bawah Pengaruh Narkoba”

“Bila Pejabat Di Bawah Pengaruh Narkoba”

Gunung Daek Di Kabupaten Lingga
Gunung Daek Di Kabupaten Lingga

Lingga, sidaknews.com“Banyak kalangan belakangan ini mempertanyakan keterlibatan oknum pejabat daerah, seperti oknum Petugas Pelaksana Tekhnis Kegiatan (PPTK) yang membidangi masalah publikasi yang berkaitan dengan media baik cetak maupun online di Sekretariat DPRD Lingga, dengan dugaan isu ada keterlibatan PPTK tersebut dengan benda haram yang lebih dikenal dengan sebutan Narkoba.

konon disebut-sebut, dana Fublikasi, tagihan koran, iklan tidak dibayarkan kepada awak media, apakah dana tersebut habis terpakai olehnya atau memang begitu aturannya?

Ini semua dikarenakan pencairan dana baik publikasi maupun tagihan berlangganan koran untuk masa triwulan ke II, yang hingga saat berita ini dirilis masih ada yang belum dilunasi oleh PPTK yakni seorang lelaki muda yang akrab dipanggil Rudi”.

“Pada hal, menurut informasi yang layak kami percaya, bahwa semua dana baik publikasi maupun dana langganan Koran sudah diambil (dicairkan) oleh Rudi dari kas bendahara sekretariat DPRD Lingga semua untuk masa triwulan ke II tersebut yang artinya bahwa dana tersebut sudah berada ditangan Rudi selaku PPTK’.

Untuk mengetahui kebenaran informasi bahwa apakah benar bahwa Rudi sudah mencairkan dana publikasi maupun tagihan Koran masa triwulan ke II dari kas bendahara sekretariat DPRD Lingga.

Ketika dikomfirmasi Sidak Indonesia Ibu Ema selaku bendahara melalui hand-phonenya menjelaskan;”untuk Fublikasi dan Iklan juga koran, baik triwulan ke I maupun triwulan ke II, semuanya sudah diserahkan kepada PPTKnya yaitu pak RUDI”.

Beberapa kali dikonfirmasi kepada Rudi selaku PPTK, beliau menjawab sangat ringan sekali dengan mengatakan, dengan kekurangan dana maka semua tagihan untuk masa triwulan ke II akan dibayarkan pada triwulan ke III’.ungkap Rudi.

Lain lagi Manasri selaku sekwan DPRD Lingga ketika di konfirmasi, dengan sedikit PD beliau menjelaskan bahwa :”menurut laporan lisan Rudi kepada saya, bahwa semua pencairan baik dana publikasi maupun tagihan Koran untuk triwulan ke II sudah dibayarkan kepada semua media yang bersangkutan melalui biro atau perwakilan media tersebut yang berada di Kabupaten Lingga ini”.

Sebelum mengakhiri konfirmasi dengan Manasri selaku sekwan DPRD Lingga, ketika di Tanya tentang apakah benar bahwa Rudi pernah diperiksa oleh pihak polisi terkait dengan isu bahwa Rudi salah seorang pencandu Narkoba, dengan mimik wajah yang ada keraguan menjawab;”pertanyaan anda itu tidak akan saya jawab, karena saya sampai hari ini tidak tahu tentang isu tersebut”.

Dengan adanya problem keterlambatan pembayaran tagihan media tersebut, maka bergulirlah berbagai macam asumsi bahwa, dikhawatirkan dana baik publikasi maupun tagihan Koran tersebut telah terpakai oleh Rudi untuk kepentingan memenuhi kebutuhan pribadi.

Seandainya dugaan ini benar, maka sebaiknya sekwan dengan koordinasi unsur pimpinan DPRD Lingga segera menonaktifkan sementara Rudi selaku PPTK dan menunjuk Bendahara dan atau Kabag Keuangan DPRD Lingga untuk menghandle kegiatan yang ada dibawah Rudi selaku PPTK.

Bila tidak demikian, dikhawatirkan opini masyarakat juga akan terbentuk bahwa “mungkin unsur-unsur penentu di DPRD Lingga juga terindikasi sebagai koleha Rudi yang kononnya pencandu “Narkoba”.(Edysam).

Check Also

Danrem 011 Buka Latihan Posko Kodim 0104/Atim

Langsa, sidaknews.com – Komandan Korem 011/LW Kolonel Inf Agus Firman Yusmono,S.i.P, M.Si Pimpim Pembukaan Latihan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *