Rabu , 24 Mei 2017
Home » Berita Foto » BLH Karimun Laksanakan Sosialisasi Kebersihan & Pelestarian Lingkungan

BLH Karimun Laksanakan Sosialisasi Kebersihan & Pelestarian Lingkungan

keterangan foto berita : Wabup Karimun, Aunur Rafiq menyerahkan penghargaan kepada Lurah Darussalam, Suhaii salah satu pemenang lomba kebersihan tingat Kelurahan tahun 2014.
keterangan foto berita : Wabup Karimun, Aunur Rafiq menyerahkan penghargaan kepada Lurah Darussalam, Suhaii salah satu pemenang lomba kebersihan tingat Kelurahan tahun 2014.

Karimun,Sidaknews.com – Wakil Bupati Karimun, Aunur Rafiq secara resmi membuka sosialisasi kebersihan dan pelestarian lingkungan hidup antar SKPD, Kecamatan, Kelurahan/Desa, SLTP dan SLTA se-Kabupaten Karimun,(18/12).

Kegiatan yang dilselenggarakan dari Badan Lingkungan Hidup (BLH) Pemkab Karimun, di Gedung Nasional Jl Yos Sudarso Tanjung Balai Karimun itu, turut terlihat hadir Camat serta Lurah se-Kabupaten Karimun.

Kepala Dinas BLH Pemkab Karimun, Amjon menyampaikan, sosialisasi yang dilaksanakan dengan jumlah sebanyak 30 orang berlangsung satu hari, berlatar belakang dalam rangka persiapan penilaian Adipura pantau II tahun 2015 mendatang.

“Tujuan sosialisasi, memberikan motivasi kepada peserta dan masyarakat luas dalam menjaga lingkungan menjadi asri. Dalam kegiatan dihadirkan 2 orang narasumber, diantaranya Kepala Tata Bidang dan Amdal Pemprov Kepri,”

Sementara itu Wakil Bupati dalam sambutannya, akhir-akhir ini meningkatknya permasalahan global sehingga kekhawatiran dalam pelaksanaan pembangunan dunia. Dengan begitu, dampak lingkungan menjadi koridor pembatas semua sektor pembangunan dunia.

Mengenai Adipura lanjutnya, pelaksanaan prorgram tersebut mengacu kepada visi Kementerian Lingkungan Hidup RI, yaitu tewujudnya perbaikan kualitas fungsi lingkungan hidup untuk peningkatakan kesejahteraan rakyat Indonesia.

“Dalam program itu fokus pada penerapan tiga prinsip Good Governance, yakni transparansi, akintabilitas dan partisipasi,”

Pada kesempatan ini juga mengatakan, permasalahan lingkungan perkotaan yang dihadapi Indonesia, secara umum meliputi tiga hal pokok. Adapun ketiga hal dimaksud adalah (1) kualitas lingkungan hidup yang cenderung menurun, masalah kebersihan (sampah), ruang terbuka hijau (RTH), serta pencemaran air dan udara termasuk didalamnya isu perubahan iklim.

Selanjutnya (2) kapasitas aparatur pemerintah yang relatif kurang memadai dibandingkan dengan bersarnya masalah lingkungan perkotaan yang harus dihadapi, antara lain SDM, organisasi maupun keterpaduan perencanaan, terakhir (3) parisipasi atau peran serta masyaraat dalam pengelolaan lingkungan perkotaan relatif masih rendah,”

“Sewaktu pemantauan Adipura pertama di Kabupaten Karimu dari nilai 74,5 turun menjadi 70. Hal itu diakibatkan 3 nilai pantau yang belum maksimal dilakukan, diantaranya saluran drainase, dan penumpukan sampah. Melihat terjadinya penurunan, BLH sampai ketingkat Desa harus bekerja mengunakan konsep untuk pencapaian hasil yang baik,” (An/ali s)

Check Also

Bupati Soekirman: Dengan Xpansi Kita Tunjukkan Kepedulian Pada Dunia Pendidikan dan Kelestarian Alam

*Pemkab Sergai Gelar Kegiatan Xpansi, Sergai, sidaknews.com – Bupati Serdang Bedagai (Sergai) Ir. H. Soekirman …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *