Jumat , 31 Maret 2017
Home » Berita Foto » BLH merasa Dibohongi Oleh PT IRS

BLH merasa Dibohongi Oleh PT IRS

Poto Istimewa
Poto Istimewa.

Purwakarta,Sidaknews.com – Kasus Polychem PT IRS bakal berbuntut panjang, pasalnya UKL (Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup) dan UPL ( Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup) yang dibuat oleh PT IRS sekitar tahun 2011 untuk memuluskan Produksi, pihak PT IRS  hanya melaporkan ke BLH (Badan Lingkungan Hidup) Purwakarta  berbentuk Narasi saja.

Hal ini terungkap ketika terjadinya dugaan kebocoran cairan limbah kimia yang terjadi beberapa waktu lalu yang mengakibatkan timbulnya bau yang tidak sedap sehingga dirasakan oleh warga Tiga Desa Kembang Kuning, Cibinong dan Bunder di Kecamatan Jatiluhur yang berakibat aksi demo warga terhadap PT IRS.

Kepala Badan Lingkungan Hidup Drs Endang Koswara ketika diminta keterangannya terkait penanganan Polychem PT Indorama Synthetics yang beberapa waktu lalu diduga terjadi kebocoran limbah kimia di produksi akhirnya mengatakan diruang kerjanya BLH telah melakukan penanganan terkait hal ini permintaan untuk segera diperbaiki baik secara lisan dan tulisan telah kita sampaikan

“Kita intens untuk terus memantau PT IRS Polychem yang menggunakan Therminol PV1 sebagai bahan pemanasannya”ujarnya Rabu (12/2)

Diakui dirinya menyayangkan ketika Dokumen UKL UPL yang diberikan PT IRS kepada BLH tidak mencantumkan secara detail penggunaan Therminol jenis apa dan Therminol hanya tercantum di Narasi saja.

“Seharusnya di Dokumen UKL UPL PT IRS mencantumkan penggunaan Therminol sebagai bahan pemanas jenis PV1 tidak disebutkan, dan hanya dicantumkan di Narasi dokumen bukan di lembar perencanaan pengelolaan dan tidak ada dipenjelasan berikutnya, dan BLH merasa dibohongi”tegasnya

Bahkan pihaknya telah melakukan sanksi teguran, dan meminta UKL UPL untuk direvisi dan dikaji kembali karena BLH sendiri hanya sebatas menerima pemberitahuan dari PT IRS terkait apa saja yang akan digunakan dalam proses Produksi.

Hal ini dibenarkan oleh Kabid Pentaatan Hukum Lingkungan BLH Purwakarta Ade Abu Hanifah, harus dikaji Dokumen UKL UPL yang diajukan di tahun 2011 terkait adanya keterangan Therminol yang tidak dijelaskan secara terperinci oleh PT IRS BLH telah memberikan teguran pertanggal 7 Februari 2014 dan telah dilayangkan.

“Kami merasa dibohongi karena PT IRS tidak memberikan keterangan secara menyeluruh dan kami telah melayangkan surat teguran”tegasnya

Sampai berita ini diturunkan pihak PT IRS sendiri belum memberikan keterangan secara resmi kepada media terkait adanya dugaan kebocoran Limbah PT IRS yang terjadi beberapa waktu lalu.(Adi Tarigan)

Check Also

Keluar Dari Wilayah Kontrak Kerja, PT Vale Bayar Denda ke Negara Rp 5 M

Lutim, sidaknews.com – Penyerahan uang sebesar Rp 5 Milyar dari PT Vale Indonesia kepada Kejaksaan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *