Minggu , 28 Mei 2017
Home » Berita Foto » Boediono ngaku tak bertanggung jawab soal dana Rp 6,7 triliun

Boediono ngaku tak bertanggung jawab soal dana Rp 6,7 triliun

boediono-ngaku-tak-bertanggung-jawab-soal-dana-rp-67-triliun2Sidaknews.com – Mantan Gubernur Bank Indonesia (BI) Boediono, tegas mengatakan tak terlibat dalam kasus Bank Century. Menurut dia, ada pihak-pihak yang ingin menyalahgunakan pemberian Fasilitas Pinjaman Jangka Pendek (FPJP) BI kepada Bank Century.

“Saya ingin mengatakan, siapa pun pihak manapun yang menggunakan upaya kita untuk tujuan yang tidak benar, patut untuk ditindak dengan tegas,” ujar Boediono dalam jumpa pers di Kompleks Kepresidenan, Jakarta, Sabtu (23/11).

Dia menjelaskan, dalam aturan BI memang yang berwenang dalam pemberian bailout adalah dewan gubernur BI. Namun soal angka pencairan dana yang tiba-tiba melonjak hingga Rp 6,7 triliun, hal itu tanggung jawab Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dan pengawas bank.

“(pencairan Rp 6,7 T) itu terjadi setelah diputuskan (diberi FPJP) untuk diambil alih LPS, LPS yang menjadi pemegang saham. Setelah itu tentu antara LPS dan pengamat bank, saya kira di situlah jawabannya, apa yang terjadi antara pengawas bank dengan bank yang sekarang berubah nama menjadi bank. Mutiara dan LPS,” ujarnya.

Karena itu, ia meminta agar KPK segera menuntaskan kasus ini. Boediono pun mendukung penuh langkah KPK dalam mengusut skandal Century. “Saya mendukung KPK sepenuhnya, apapun yang bisa kami sampaikan untuk melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya,” pungkasnya.

Diketahui, dana bailout untuk Bank Century awalnya hanya Rp 630 miliar. Namun tiba-tiba naik menjadi Rp 2,5 triliun hingga mencapai Rp 6,7 triliun. Dalam kasus penggelembungan dana ini, Mantan Menteri Keuangan yang juga menjabat sebagai Kepala Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) Sri Mulyani sempat merasa tertipu.Sumber.merdeka.com

Check Also

Basrah Serahkan Bukti Baru, BPH Penuhi Panggilan Polres Kota Padangsidimpuan

Padangsidimpuan, sidaknews.com – Polres Kota Padangsidimpuan kembali menerima tambahan bukti-bukti yang menguatkan pemilik Nomor HP …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *