Jumat , 26 Mei 2017
Home » Berita Foto » Bos BI tak khawatir harga beras naik, Februari diprediksi deflasi

Bos BI tak khawatir harga beras naik, Februari diprediksi deflasi

Agus Martowardojo.(foto:merdeka.com)
Agus Martowardojo.(foto:merdeka.com)

Jakarta – Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardodjo mengaku tidak khawatir dengan kenaikan harga beras yang terjadi beberapa hari ini. Menurutnya, kenaikan harga beras tidak akan mengerek inflasi pada Februari 2015. Agus bahkan menyebut bulan Februari bakal terjadi deflasi karena harga lainnya menurun.

“Saya melihat inflasi di bulan Januari yang ada deflasi, adanya penurunan dari transportasi, bumbu dan sayur memang membuat harga beras sedikit meningkat. Tapi ini membuat satu bulan ini akan ada deflasi,” ucap Agus di Jakarta, Rabu (25/2).

Kenaikan harga beras tidak akan menimbulkan gejolak karena harga daging ayam, cabai dan bahan pokok lainnya masih terkendali. Namun demikian, Agus berharap pemerintah terkait bisa segera menurunkan harga beras.

“Itu jadi perhatian dan kita sambut baik bahwa pemerintah sudah mengidentifikasi ini dan ada suplai dari Bulog ada limpahan 300 ribu ton, ini membuat harga beras terkendali nantinya,” katanya.

Menurut Agus, pada bulan depan hingga April mendatang Indonesia akan memasuki masa panen raya. Harga beras dipastikan akan turun karena suplai beras yang melimpah. “Akan adanya panen besar kalau di Maret dan April panen raya akan membuat suplai besar. Pemerintah pusat akan koordinasi dengan pemerintah daerah,” tegasnya.

(sumber:merdeka.com)

Check Also

Desa Paya Bujok Beuramoe Khitan Anak Kurang Mampu

Langsa, sidaknews.com – Sedikitnya 20 orang anak dari keluarga yang kurang mampu di desa Paya …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *