Selasa , 23 Mei 2017
Home » Berita Foto » Buat Tambah Stamina, Tukang Bakso ini Pakai Sabu

Buat Tambah Stamina, Tukang Bakso ini Pakai Sabu

Adi
Adi Ismanto dan Dian Irawan (baju merah), terdakwa kasus penyalahgunaan narkoba saat menjalani proses persidangan di PN Tanjungpinang, Selasa (3/2). Foto: Rindu Sianipar  

Tanjungpinang, sidaknews.com – Seorang pedagang bakso keliling, Adi Ismanto yang menjadi terdakwa kasus penyalahgunaan narkoba ngaku mengkonsumsi sabu untuk menambah stamina tubuh.

“Tambah stamina lah, tubuh jadi segar gitu, pak!” ujar Adi saat persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Tanjungpinang, Selasa (3/2) lalu.

Mendengar pengakuan polos terdakwa, salah satu majelis hakim menyela, seakan tidak percaya dengan pengakuan terdakwa jika untuk menambah stamina tubuh harus menggunakan narkoba.

“Kalau untuk alasan itu, kenapa kamu harus konsumsi sabu!. Minum aja minuman suplemen,” ujar Sugeng, salah satu anggota majelis hakim yang menyidangkan perkara tersebut.

Selain terdakwa Adi, dalam kasus tersebut juga melibatkan seorang temannya Dian Irawan. Mereka berdua menjalani sidang secara bersama-sama. Hal yang sama juga dikatakan Dian jika dirinya nekat mengkonsumsi sabu hanya untuk menambah stamina tubuh saja.

“Saya sudah makai sekitar empat kali,” ujar pria yang mengaku berprofesi agen tiket ini.

Kedua terdakwa sendiri diamankan jajaran Satnarkoba Polres Bintan pada tanggal 30 November 2014 ketika diduga sedang melakukan pesta narkoba di dalam kamar 207 Wisma Sari Bintan Tanjunguban Kabupaten Bintan.

Dalam sidang terungkap, kedua terdakwa digerebek dua petugas setelah sebelumnya mendapat informasi dari masyarakat.”Kita langsung ke lokasi yang disebutkan, di sana (kamar wisma ), kita menjumpai dua terdakwa yang diduga sedang mengkonsumsi narkoba,” kata saksi dari kepolisian di persidangan.

Barang bukti yang berhasil diamankan polisi saat itu, berupa satu buah bong dan pipet (alat penghisap sabu), sisa sabu yang belum sempat digunakan seberat 0,04 gram.

“Sebelum digerebek, saya baru satu kali isap saja,” ujar terdakwa yang ketika itu juga diminta hakim mempraktekkan cara mengkonsumsi sabu dengan menggunakan bong.

Namun, kedua terdakwa mengaku jika barang haram yang mereka gunakan sebelumnya disediakan oleh seorang temannya bernama Tito (DPO).”Tito yang sediakan sabu serta alat hisapnya,” ujar keduanya sembari mengatakan jika Tito berhasil kabur.

Setelah mendengar keterangan saksi maupun para terdakwa, majelis hakim yang dipimpin Parulian Lumbantoruan ini ditutup, sidang akan dilanjutkan kembali minggu depan dengan agenda mendengarkan tuntutan jaksa.(Rindu Sianipar)

Check Also

Gubernur Aceh Minta Dinas Terkait Pastikan Harga Daging Meugang Dibawah 130 Ribu Per Kilogram

Banda Aceh, sidaknews.com – Gubernur Aceh Zaini Abdullah meminta dinas terkait untuk memastikan harga daging …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *