Home » Berita Foto » Bukti Kurang, DPD Partai Golkar Gagal dipolisikan

Bukti Kurang, DPD Partai Golkar Gagal dipolisikan

Safei kiri
Sapei kiri dan kanan Mustopa.

Purwakarta,Sidaknews.com – Dugaan Penggelapan Dana saksi yang dialokasikan dari DPP untuk DPD Partai Golkar Purwakarta pada Pileg 9 April yang lalu resmi dilaporkan ke Mapolres Purwakarta.

Sapei dan Mustopa dua Caleg Partai Golkar dari Dapil 2 dan 6 mendatangi Mapolres Purwakarta sekaligus melaporkan dugaan penggelapan dana saksi Partai Golkar Purwakarta sebanyak 1630 TPS dengan masing-masing saksi disetiap Dapil akan dialokasikan Rp 100 Ribu per saksi.

“Kami datang ke Mapolres ini sekaligus menindaklanjuti dugaan penggelapan Dana Saksi Partai Golkar Purwakarta yang telah diterima dari DPP Partai Golkar dan kami akan melaporkan hal ini ke Mapolres Purwakarta hari ini”ujarnya Selasa (15/2) di Mapolres Purwakarta

“Sekitar Rp 163 Juta telah dialokasikan ke DPD Partai Golkar Purwakarta untuk saksi TPS dan telah diakui oleh Ketua DPD Partai Golkar Sarip Hidayat namun saksi tak menerima, contohnya di TPS saya di Desa Cisalada, 11 saksi saya yang bayar bukan dari Partai”ujarnya

Mekanisme Partai pun tidak ditempuh terutama tidak adanya Rapat akhir untuk persiapan saksi Pileg 9 April yang lalu, terkait adanya alokasi anggaran dari Partai untuk saksi dan dana saksi diberikan kepada Korwil Dapil 1 Dudung Abdullah, Dapil 2 Sarip Hidayat Dapil 3 Ujang Sulaiman Dapil 4 H.Oja, Dapil 5 Mesakh dan Sompi Dapil 6 Jan Syahri dan Komarudin.

“Ini jelas tidak melalui mekanisme, PK dan PD Partai Golkar lainnya pun sampai hari ini mempertanyakan, seharusnya bukan melalui Korwil, kan ada PK dan PD, lebih anehnya lagi ada Surat Mandat dari Partai kepada saksi, tetapi pada kenyataannya saksi tersebut merupakan saksi Caleg pribadi, dan ini jelas kerugian bagi Caleg lain”terangnya

Namun untuk pelaporan ke Mapolres ini pihak penyidik Kepolisian meminta agar pelapor melengkapi bukti-bukti dari keseluruhan permasalahan ini.

“Kami akan mengumpulkan Bukti-bukti lain, sebagian sudah ada namun yang lainnya akan segera kami lengkapi dan akan kami bawa Kamis mendatang dan melaporkan ke pihak Kepolisian” tegas Sapei yang juga Wakil Bendahara DPD Partai Golkar Purwakarta

Sampai saat ini pengurus DPD Partai Golkar Kabupaten Purwakarta belum memberikan statmen apa pun terkait dugaan penggelapan dana saksi TPS tersebut. (Adi Tarigan)

Check Also

yayasan al idris dalam tahap pengerjaan gedung.

Perdana, Besok Yayasan Al Idris Buka Pendaftaran Santri Baru

Bintan, sidaknews. com – Yayasan Al Idris Kepulauan Riau pada 18 Januari 2017 mulai membuka …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>