Home » Berita Foto » Bupati Luwu Timur Prakarsai Gerakan Menamam Pohon

Bupati Luwu Timur Prakarsai Gerakan Menamam Pohon

Gerakan menanam pohon ini dilakukan dalam rangka peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) dan Bulan Menanam Nasional (BMN) tahun 2014 dengan tema “ hutan lestari untuk mendukung kedaulatan pangan, air dan energi terbarukan
Tampak: Bupati Luwu Timur H.Andi Hatta Marakarma saat memberikan bibit kepada warga dalam rangka peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) dan Bulan Menanam Nasional (BMN) tahun 2014 dengan tema “ hutan lestari untuk mendukung kedaulatan pangan, air dan energi terbarukan.

Luwu Timur,Sidaknews.com – Lokasi City Center jalan baru bundaran arah timur Desa Puncak Indah Malili Kabupaten Luwu Timur jadi area aksi menanam pohon yang dimotori Bupati Luwu Timur, H Andi Hatta Marakarma dan jajarannya bersama seluruh elemen warga, Sabtu (20/12) lalu.

Gerakan menanam pohon ini dilakukan dalam rangka peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) dan Bulan Menanam Nasional (BMN) tahun 2014 dengan tema “ hutan lestari untuk mendukung kedaulatan pangan, air dan energi terbarukan”

Selain Bupati, kegiatan menanam ini juga dihadiri Anggota DPR RI Komisi IX, Andi Fauziah Pujiwatie Hatta,Wakil Bupati, HM Thorig Husler, Ketua DPRD, Amran Syam, Perwira Penghubung, Samuel L, Sekda, Bahri Suli, Pimpinan BPD Sulsel, Hatta Sese, Ketua dan Wakil Ketua TP PKK, Hj Andi Tenri Balobo Hatta dan Hj Puspawati Husler, Ketua DWP, Masrah Bahri Suli dan beberapa SKPD.

“Peringatan ini bertujuan untuk lebih membangkitkan semangat, motivasi dan membudayakan seluruh masyarakat Indonesia untuk menanam dan memelihara pohon dalam rangka membangun ekosistem hutan melalui rehabilitasi dan lahan di seluruh Indonesia,” ungkap Hatta saat menyampaikan pidato seragam Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya.

Menurutnya, Ekosistem hutan yang baik dari hasil gerakan penanaman pohon, akan berperan sebagai pengatur tata air yang menjamin kuantitas, kualitas dan kontinyuitas aliran sungai sebagai sumber air untuk lahan pertanian atau air minum bagi masyarakat luas.

Sementara itu, Kadis Kehutanan Luwu Timur, Zainuddin mengatakan sepanjang tahun ini sebanyak 602.441 bibit telah tersalur dan tertanam dengan rincian antara lain, Reboisasi Hutan dan Lahan (RHL) yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) reboisasi intensif pada lokasi bekas longsor di Lampia Desa harapan Kecamatan Malili yang dilakukan Kelompok Tani Hutan (KTH) Wana Bakti seluas 30 hektare dengan jumlah bibit yang ditanam sebanyak 33.000 batang dengan jenis jabon merah, biluluang, jambu-jambu, bintangur, durian dan pala.

Kemudian, rehabilitasi mangrove oleh KTH Sipakkamase-mase di desa Watangpanua kecamatan Angkona dan KTH Sinar Laut di Desa Mabonta Kecamatan Burau masing-masing seluas 10 hektare dengan jumlah bibit yang ditanam sebanyak 120.000 batang.

Selanjutnya pembuatan tanaman hutan rakyat oleh dua KTH di Desa Laskap dan Pongkeru Kecamatan Malili seluas 30 hektare dengan jenis bibit jabon merah sebanyak 12.000 batang, kemudian penanaman bibit karet oleh KTH Wana Lestari seluas 45 hektare di desa Kasintuwu Kecamatan Mangkutana dengan jumlah bibit 18.000 batang.

Penanaman bibit Pala oleh tujuh KTH di desa Kawata dan Parumpanai Kecamatan Wasuponda sebanyak 10.000 batang dan bibit Jabon Merah oleh 11 KTH dengan jumlah bibit 50.000 batang.

RHL yang bersumber dari bagi hasil dana reboisasi (DBH-DR) diantaranya, reboisasi pengkayaan pada kawasan hutan yang dapat dikonversi (HPK) di desa Bone Pute Kecamatan Burau seluas 100 hektare dengan jumlah bibit 55.000 batang berjenis pala, karet, kemiri, jabon merah, sengon dan jati putih dan HPK di desa Kasintuwu Kecamatan Mangkutana seluas 50 hektare dengan jumlah bibit 25.000 batang jenis jabon merah, pala, kemiri, alpukat dan manggis.

Lanjut Zainuddin, untuk RHL yang bersumber dari APBD I Dishut Sulsel berupa kegiatan pembuatan tanaman hutan rakyat oleh KTH Mangkopi Jaya di Desa Kasintuwu Kecamatan Mangkutana dan KTH Taru Buana di desa Alam Buana Kec Tomoni Timur masing-masing seluas 10 hektare dengan jumlah bibit sebanyak 6.560 batang jenis jabon merah, sukun dan jambu mede.

Kemudian RHL yang bersumber dari APBN BPDAS Saddang meliputi kegiatan pembuatan tanaman hutan rakyat kemitraan seluas 50 hektare di Desa Lamaeto Kecamatan Angkona sebanyak 20.000 batang jenis jabon merah dan cempaka serta penanaman bibit hasil KBR yang meliputi enam kecamatan, Malili, Kalaena, Mangkutana dan Tomoni Timur yang menanama jabon merah dan sengon sebanyak 150.000 batang dan satu kelompok di Kecamatan Wotu yang menanam jenis Bakau sebanyak 25.000 batang.

Sementara RHL hasil reklamasi PT Vale Indonesia TBK, sampai dengan kuartal ke tiga, telah dilakukan reklamasi tambang seluas 64 hektare dengan jumlah bibit sebanyak 77.881 batang jenis johar, sengon, akasia, kayu angin, agathis, bitti, uru, nyatoh, jambu-jambu, jabon, mahoni dan terambesi.

Dalam acara tanam pohon juga dilakukan penyerahan bibit secara simbolis kepada KTH Pedando Jaya Desa Lanosi Kecamatan Burau, dan Setifikat Verifikasi Legalitas kayu (SVLK) kepada Unit Manajemen Hutan Rakyat (UMHR) Burau dan Wotu. (Amir)

 

 

 

 

 

 

 

 

Check Also

Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh bersama tim sukses enam pasang calon, panelis, kepolisian, serta Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Aceh melakukan evaluasi debat kandidat terbuka kedua

Dievaluasi, Debat Kandidat Kedua Cagub Aceh

Banda Aceh, sidaknews.com – Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh bersama tim sukses enam pasang calon, …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>