Minggu , 28 Mei 2017
Home » Berita Foto » Bupati Ngada terancam tiga tahun penjara dan denda Rp 1 miliar

Bupati Ngada terancam tiga tahun penjara dan denda Rp 1 miliar

Bupati Ngada Marianus Sae.@facebook.com
Bupati Ngada Marianus Sae.@facebook.com

Sidaknews.com – Kapolri Jenderal Pol Sutarman menegaskan, Bupati Ngada Marianus Sae terancam hukuman tiga tahun penjara jika terbukti melakukan penutupan Bandara Turelelo Soa di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur. Selain itu, Bupati Ngada juga terancam denda Rp 1 miliar.

“Penutupan bandara itu adalah pelanggaran hukum pasal 421 UU No.1 Tahun 2009 tentang penerbangan. Ancaman hukumannya Pasal 421 pasal 1 ayat 1 hukuman 1 tahun, ayat 2 yang menutup, memblokir ancamannya 3 tahun dan denda Rp 1 miliar,” ujar Sutarman di Istana Negara, Jakarta, Selasa (24/12).

Sutarman mengatakan, Bupati Ngada dan anggota Satpol PP lainnya telah diperiksa polisi. Polisi ingin mengetahui alasan Bupati Ngada memerintahkan penutupan bandara.

“Sudah. Kita tentu mulai dari siapa yang menutup dulu kemudian siapa yang melihat penutupan itu. Setelah itu siapa yang menyuruh menutupnya dan siapa yang bersama-sama melakukan penutupan itu,” jelasnya.

dari hasil pemeriksaan sementara disimpulkan ada 3 pelaku yang menjadi tersangka. “Jadi pelaku itu ada 3, yang melakukan, turut serta dan menyuruh melakukan. Hukumannya sama. Kita dalam proses penyidikan,” katanya.

Kasus penutupan bandara ini terjadi setelah Bupati Ngada tak dapat tiket pesawat. Kemudian ia memerintahkan Satpol PP untuk memblokir bandara.

Peristiwa ini terjadi pada Sabtu (21/12) pagi sekitar pukul 06.30 WIB. Marianus Sae memerintahkan Satpol PP untuk menduduki landasan Bandara Turelelo Soa sehingga pesawat Merpati tidak bisa mendarat dan terpaksa kembali ke Bandara El Tari Kupang.sumber.merdeka.com

 

Check Also

Dandim Pimpin Pelepasan Kasdim 0111 Bireuen

Bireuen, sidaknews.com – Komandan Kodim (Dandim) 0111/Bireuen Letkol Arm Adekson, memimpin acara pelepasan Kasdim Mayor …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *