Minggu , 28 Mei 2017
Home » Berita Foto » Bupati Sergai Serahkan Bantuan di Desa Terpencil

Bupati Sergai Serahkan Bantuan di Desa Terpencil

-Pasca Terjadinya Musibah Banjir

BANTUAN: Bupati Sergai Ir. H. Soekirman menyerahkan bantuan secara simbolis  kepada perwakilan warga desa yang dilanda musibah banjir beberapa waktu di Dusun III Desa Simalas Kecamatan Sipispis, Rabu (28/1). Foto: Wan
BANTUAN: Bupati Sergai Ir. H. Soekirman menyerahkan bantuan secara simbolis kepada perwakilan warga desa yang dilanda musibah banjir beberapa waktu di Dusun III Desa Simalas Kecamatan Sipispis, Rabu (28/1). Foto: Wan

Sergai, sidaknews.com – Sekitar puluhan rumah warga yang terletak di daerah terpencil, tepatnya di Dusun III Desa Simalas Kecamatan Sipispis pada Rabu (14/1) lalu, tertimpa bencana banjir.

Untuk mengurangi beban masyarakat dan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakatnya, Pemkab Kabupaten Serdang Bedagai (Pemkab Sergai) melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinsosnakerkop menyerahkan sejumlah bantuan sandang dan pangan kepada para korban banjir.

Bantuan untuk 70 Kepala Keluarga (KK) ini diserahkan langsung oleh Bupati Sergai Ir. H. Soekirman didampingi Kepala BPBD Nina Deliana, S.Sos dan Kadisosnakerkop Aguslan Simanjuntak SE, bertempat di aula Desa Dusun III Desa Simalas Kecamatan Sipispis, Rabu (28/1).

Hadir dalam penyerahan bantuan tersebut, Camat Sipispis Drs. M. Syarif Sitopu, Ketua SIBAJA Hotman Pranoto, SE, Muspika Setempat, para Kades Kecamatan Sipispis, Manager PTPN III Kebun Gunung Pamela dan Organisasi Kepemudaan.

Di hadapan para warga, terutama korban bencana banjir, Soekirman menyampaikan rasa keprihatinan dan simpati yang mendalam atas musibah yang dialami warga setempat.

“Pemberian bantuan ini merupakan salah satu nikmat yang dikaruniakan oleh Sang Pencipta kepada kita, meskipun jumlah yang diberikan tidak seberapa namun sudah patut kita syukuri dan dimanfaatkan secara optimal,” katanya.

Terkait dengan upaya penanggulangan dan meminimalisir kerugian akibat dampak yang ditimbulkan bencana banjir tersebut yang sewaktu-waktu dapat terjadi, terutama kerugian aset penting.

Bupati mengingatkan kepada warga agar menyelamatkan dokumen penting seperti ijazah, akte maupun surat kepemilikan dan dokumen berharga lainnya, selanjutnya harta benda lainnya.

Soekirman menghimbau agar surat-surat berharga tersebut disimpan dalam satu tempat yang aman dan mudah dijangkau, sehingga sewaktu-waktu bila terjadi bencana alam dapat segera diselamatkan.

“Karena kerugian musnahnya surat berharga bisa melebihi dari kerugian materi lain yang diderita,” jelas Soekirman.

Dalam kesempatan tersebut Soekirman bersama jajarannya juga meninjau lokasi tanggul yang rusak. Tanggul tersebut selama ini berfungsi sebagai penahan banjir di daerah itu, akibat meluapnya air dari Sei Sibaro sehingga menyebabkan tanggul jebol dan terjadi banjir.

Di lokasi yang sama, Kepala BPBD Nina Deliana Hutabarat, S. Sos menyampaikan bahwa penyerahan bantuan ini merupakan salah satu bentuk implementasi dari jargon Pemkab Sergai khususnya dalam membantu warga.

Berbagai langkah-langkah kerjasama dan koordinasi antara pihak Pemkab Sergai beserta muspika setempat dalm menanggulangi bencana banjir yang terjadi beberapa waktu lalu diantaranya mendirikan posko, pelayanan kesehatan, adanya dapur umum.

Di samping bantuan sandang pangan, beberapa bantuan lain diberikan antara lain perlengkapan alat sekolah, perlengkapan alat bayi dan peralatan pemadam api.

Di sela-sela kunjugan Bupati, salah seorang tokoh masyarakat Desa Simalas Paino dalam sambutannya mengatakan ungkapan syukur masyarakat atas perhatian Pemkab Sergai terhadap Desa ini.

Sebab jika diperhatikan daerah ini merupakan daerah terpencil dan selain itu akses jalan menuju desa ini tidak memiliki alternatif jalan lain.
Setiap tahunnya daerah ini mengalami bencana banjir ini, disebabkan tanggul yang menjadi penahan luapan air dari Sei Sibaro sepenuhnya belum layak difungsikan secara maksimal.

Sehingga diharapkannya dengan kedatangan Bupati dan jajarannya dapat menjadi perhatian agar pembangunan infrastruktur tanggul ini dapat direhabilitasi secara optimal.

“Sehingga dengan diperbaikinnya jalan maupun infrastruktur ini diharapakan dapat memperbaiki perekonomian masyarakat di sekitarnya,” harap Paino. (Wan)

Check Also

Yayasan Advokasi Rakyat Aceh Desak Gubernur dan DPRA Selamatkan UUPA

Banda Aceh, sidaknews.com – Pasca pengesahan UU No 11 tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh, telah …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *