Home » Berita Foto » Bus Terjun dan Terbakar Delapan Tewas

Bus Terjun dan Terbakar Delapan Tewas

Bus Terjatuh dan Terbakar
Bus Zahra Jurusan Maros-Poso Terjungkal ke Jurang di Desa Kesintuwu Kecamatan Mangkutana, Luwu Timur kamis (6/3).

MALILI,Sidaknews.com – Delapan orang tewas dan 13 luka saat bus Zahra jurusan Maros-Poso terjungkal ke jurang dan terbakar di Desa Kesintuwu, Kecamatan Mangkutana, Luwu Timur, Kamis (6/3) sekitar pukul 04.30 Wita. Delapan penumpang yang tewas ditemukan dalam keadaan gosong.

Kepala Kesatuan Lalu Lintas (Lantas) Polres Luwu Timur, AKP Abdul Rahman Saleh mengonfirmasi, proses evakuasi korban berjalan sangat alot karena medan yang berat.

“Sedang dalam proses evakuasi sekarang. Evakuasi sulit karena bus berada di dasar jurang dan terbakar,” ujar Rahman.

Ia menuturkan, satu jam berselang, pihaknya dibantu warga setelah berhasil mengevakuasi delapan korban tewas. Dari hasil pendataan, bus ini membawa 37 penumpang, berangkat dari Maros menuju Poso, Sulawesi Tengah sejak Rabu (5/3) pukul 11.00 Wita.

Menurut sejumlah penumpang, saat berada di pendakian, bus tiba-tiba kehilangan kendali dan mundur. “Kemungkinan sopirnya ngantuk dan tidak sadar berada di jalur curam. Daerah itu memang pendakian dan cukup berbahaya,” kata Rahman.

Seketika, bus tersebut terjun ke jurang dan terbakar. Menurut Rahman, korban tewas ini kemungkinan karena terjebak dalam bus dan tidak bisa keluar akibat kabin mobil yang ringsek berat.

“Mereka tidak bisa keluar saat mobil terbakar. Adapun mereka yang selamat berhasil lolos melalui kaca mobil yang pecah,” paparnya.

Salah seorang penumpang, Asriani yang coba dimintai keterangan terkait insiden tersebut belum bisa berkomentar apa-apa disebabkan karena dirinya masih dalam keadaan trauma.

“Maaf saya masih trauma, Pak,” ungkap Asriani dengan singkat.

Rahman melaporkan, sopir bus nahas ini selamat dari maut. Ia hanya mengalami cedera ringan dan sekarang berada di Polsek Mangkutana bersama para penumpang yang selamat.

“Catatan kami ada sekitar 37 penumpang, yang meninggal dunia 8 orang, luka berat 7, luka ringan 6 dan 16 orang lainnya selamat,” ungkap Rahman.

Hingga sore kemarin, proses identifikasi korban sementara masih dilakukan. Sementara itu, pihak RSUD I La Galigo Wotu, yang dikonfirmasi mengatakan korban meninggal dunia akan diamankan sementara di rumah sakit sementara korban luka-luka lainnya telah dirawat di Puskesmas Mangkutana.

“Korban yang meninggal akan diamankan di RSUD I La Galigo sementara yang luka-luka dirawat di Puskesmas Mangkutana,” ungkap Faisal.

Warga Maros Tewas

Berdasarkan informasi yang dihimpun, 11 dari 37 korban bus nahas ini merupakan warga Desa Timpuseng, Kecamatan Camba kabupaten Maros yang telah diidentifikasi. Saat ini baru sekitar tujuh orang yang berhasil dievakuasi ke rumah sakit terdekat.

Menurut Kepala Desa Timpuseng, Kecamatan Camba, Firdaus Aming mengatakan, mini bus Zahra sudah sering mengangkut penumpang dari Kecamatan Camba menuju Poso. Sehingga dia memastikan sebagian besar penumpang bus itu merupakan warga Kecamatan Camba. Umumnya penumpang merupakan petani yang bermaksud bekerja di perkebunan di Poso.

“Umumnya warga itu merupakan petani di Camba, jika musim menanam padi mereka ke Camba untuk menggarap sawahnya. Setelah masa tanam selesai di Camba, mereka ke Poso lagi untuk berkebun. Ini mereka sedang berencana ke Poso,” jelasnya.

Selain warga Kecamatan Camba, dua penumpang bus lainnya merupakan warga Kecamatan Cenrana, yakni Badra (40) warga Dusun Bululoe, Desa Rompegading, dan Syarifuddin (32) warga Dusun Moncongjai, Desa Rompegading.

Menurut Kades Rompegading, Arfah, dua orang warganya yang berangkat itu diketahuinya sejak Rabu. Hingga sekarang, pihaknya belum mendapatkan kabar terakhir kondisi mereka.

Minu bus Zahra bertolak dari Kecamatan Camba menuju Poso, Rabu (5/3) sekitar pukul 11.00 Wita.(BKM)

 

Check Also

Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian menaiki becak motor menuju gedung

Sah! Kapolri Dianugerahkan Gelar Datok Perdana Satria Wangsa

Tanjungpinang, sidaknews.com –  Kapolri Jenderal Tito Karnavian resmi dianugerahi gelar kehormatan Datok Perdana Satria Wangsa …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>