Home » Berita Foto » Caleg Non-Muslim Pakai Kata “Bismillah”, Ribuan Orang Demo

Caleg Non-Muslim Pakai Kata “Bismillah”, Ribuan Orang Demo

Ribuan Orang Demo -"Caleg Non-Muslim Pakai Kata “Bismillah”,
Ribuan Orang Demo -“Caleg Non-Muslim Pakai Kata “Bismillah”.

Malang,Sidaknews.com — Ribuan warga di Malang menggelar aksi unjuk rasa ke KPU Kabupaten Malang sebagai bentuk protes atas ulah Ketua Komisi III DPR RI Pieter C Zulkifli, yang juga calon legislatif dari Partai Demokrat, untuk daerah pemilihan Malang Raya.

Pieter dituding telah melakukan pelecehan dan penistaan terhadap agama Islam. Ribuan orang yang terdiri dari santri dari berbagai pondok pesantren di Malang, massa HMI, PMII, dan ormas kepemudaan di Malang Raya, tergabung dalam Kaukus Pemuda Malang Raya (KPMR), bergerak menuju Kantor KPU Kabupaten Malang, Selasa (25/3/2014).

Koordinator aksi, Muhlis, mengungkapkan, aksi tersebut menuntut Partai Demokrat untuk mencoret nama Pieter C Zulkifli Simabuea dari daftar calon legislatif.

“Pieter juga harus minta maaf kepada seluruh umat Islam di Indonesia, dan Malang Raya khususnya, karena ia jelas telah menistakan agama Islam dan merugikan serta membohongi umat Islam dengan memasang kalimat ‘bismillahirrahmanirrahim’ di banner yang dibuatnya dan dipasang di beberapa jalan di Malang Raya,” kata Muhlis.

Dalam syariat Islam, kata “bismillah” itu adalah hal yang agung dan termasuk ayat Al Qur’an, yang wajib diagungkan oleh umat Islam, sementara Pieter merupakan non-Muslim.

“Karena, di dalamnya ada kalimat ‘Allah’. Menurut Imam Syafi’i, mazhab Syafi’i, yang mayoritas diikuti oleh kaum Nahdliyin, ajaran mayoritas masyarakat Malang Raya, kalimat ‘bismillah’ adalah masuk ayat Al Quran yang wajib diagungkan,” kata dia lagi.

“Pemasangan kalimat ‘bismillah’ itu jelas hanya untuk kepentingan mendulang atau meraih suara sebanyak-banyaknya dari warga Malang Raya yang mayoritas beragama Islam,” kata dia.

Melihat hal tersebut, kata Muhlis, ulah Pieter pantas dikategorikan sebagai perbuatan penistaan agama.

“Masuk kategori menjual ayat-ayat agama demi kepentingan individunya. Jelas Pieter telah melakukan pelecehan dan penistaan agama,” kata Muhlis. (Mela)

Check Also

Abdullah Puteh ketika menyampaikan orasi politiknya dihadapkan masyarakat Asam Peutek.

Abdullah Puteh: Jangan Takut Dengan Intimidasi

Langsa, sidaknews.com – Menjelang pemilihan Gubernur/wakil Gubernur dan Walikota/wakil Walikota pada 15 Februari nantinya, diminta …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>