Home » Berita Foto » Caleg Partai Golkar, Saksi TPS diduga merupakan saksi Caleg tertentu

Caleg Partai Golkar, Saksi TPS diduga merupakan saksi Caleg tertentu

Sapei Kiri Mustopa kanan
Caleg dar Golkar Dapil 6 Kecamatan Sukatani Sape’i dan Kiri Mustopa kanan Caleg Golkar Dapil2 Kecamatan Babakan Cikao Bunursari.

Purwakarta,Sidaknews.com – Dianggap Tak serius untuk melaporkan dugaan penggelapan Ketua DPD Partai Golkar Purwakarta Sarip Hidayat, salah satu Caleg dari Partai Golkar Sape’i dari Dapil 6 Kecamatan Sukatani, Jatiluhur dan Sukatani membantah dirinya dianggap tak serius.

Adanya dugaan Penggelapan dana Saksi TPS Partai Golkar pada Pemilihan Legislatif 9 April lalu terhadap 1630 TPS se Kabupaten Purwakarta dengan Nilai Rp 163 Juta segera dilaporkan kepolisi, seperti keterangan Sape’i kepada Media kemarin, kini Sape’i juga bersama Caleg lain Partai Golkar dari Dapil 2 Kecamatan Babakan Cikao, Bungursari, Campaka dan Cibatu Mustopa memberikan keterangan.

“Bagaimana bisa Sarip mengatakan bahwa semua telah diberikan, kepada siapa diberikan, sementara untuk TPS di Cisalada saja ada 11 Saksi yang dibayar dari saku Caleg sendiri, terus dana saksi Partai kemana” ujar Sape’i kepada sejumlah Media yang juga sebagai Wakil Bendahara DPD Partai Golkar Senin (14/4)

Begitupun keterangan dari Mustopa yang bersama dengan Sarip Hidayat menjadi Caleg dari Dapil 2 yang tidak mengetahui adanya saksi Partai atau saksi pribadi Caleg di Desa Ciwangi tempat TPS nya menggunakan hak pilih

“Di Dapil 2 semua ada saksi yang katanya dari Partai, namun dirinya juga tak meyakini bahwa saksi tersebut dari Partai, pasalnya saksi tersebut hanya mencatat hasil perolehan Partai, Sarip dan Ade Komarudin selebihnya gak ada” ujar Mustopa Senin (14/4)

Mustopa juga bersama Caleg lain dan saksi yang telah dikumpulkan beserta bukti lainnya akan segera melaporkan hal ini kepihak terkait

‘Kami dan beberapa Caleg dan saksi lainnya dari beberapa Dapil akan segera melaporkan dugaan penggelapan anggaran saksi TPS dari Partai tersebut, rencananya lusa kita akan laporkan”tegasnya

Diperoleh informasi DPD Partai Golkar Purwakarta tidak melakukan mekanisme penggunaan anggaran yang diberikan oleh DPP, Pasalnya setelah anggaran turun para Pengurus baik PK (Pengurus Kecamatan) dan PD (Pengurus Desa) tidak pernah diajak untuk membahas penggunaan anggaran saksi tersebut.

Namun anggaran Rp 100 ribu per saksi dikalikan untuk 1630 TPS se Kabupaten Purwakarta tersebut disinyalir diberikan kepada Caleg-caleg Partai Golkar tertentu saja di tiap Dapilnya, bahkan PK dan PD Partai Golkar masih mempertanyakan terkait anggaran tersebut.(Adi Tarigan)

Check Also

Calon Wakil Gubernur Aceh, Nasaruddin ketika berbicara dihadapan perwakilan masyarakat Pegasing.

Warga Pegasing Aceh Tengah Sepakat Dukung AZAN

Takengon, sidaknews. com – Perwakilan warga Kecamatan Pegasing Kabupaten Aceh Tengah menyatakan dukungan untuk pasangan …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>