Selasa , 30 Mei 2017
Home » Berita Foto » Camat Siantar Sitalasi Dukung PT. Padi Mekatel Ancam Hak Hidup Warga Kelapa Dua

Camat Siantar Sitalasi Dukung PT. Padi Mekatel Ancam Hak Hidup Warga Kelapa Dua

Lokasi Pendirian Tower saat memasukkan matrial menggunakan oknum TNI.
Lokasi Pendirian Tower saat memasukkan matrial menggunakan oknum TNI.

SIANTAR,Sidaknews.com – PT. Padi Mekatel pengembang pendirian Menara Telekomunikasi dijalan Komando 32 Kompleks perum I/BB Kelapa Dua Kelurahan Bah Kapul Kecamatan Siantar Sitalasari ditolak mutlak oleh warga setempat.

Berbagai cara dilakukan oleh pengembang mulai dari menggunakan tenaga organisasi kepemudaan, tenaga RT bermarga Hutauruk sesuai info menerima sogok sebesar Rp. 10.000.000, Lurah Bah Kapul Baren Damanaik.

Sesuai info mendapat uang sogok sebesar Rp. 15.000.000, camat Siantar Sitalasari mendapat Rp. 20.000.000 sampai ke seorang pimpinan DPRD Kota Siantar sebesar Rp.70.000.000 juga sesuai informasi beredar Drs. Esron Sinaga,M.Si selaku Ka.BPPT telah mendapat uang pelicin sebesar Rp. 40.000.000.-

Sampai saat ini BPPT tidak pernah dan tidak akan mengeluarkan IMB karena pengembang belum mampu menunjukkan bukti sah akan pernyataan setuju warga setempat yang berada pada zona radius setinggi menara telekomunikasi.

Upaya yang dilakukan pengembang dengan menggunakan tenaga salah satu organisasi kepemudaan di perankan “AG” dalam tahap meminta persetujuan atau meluruskan surat telaah staf kepada warga.

Kepintaran pengembang mencatur permainan atau upaya menakuti warga dengan memilih seorang angkatan baret hijau memasukkan bahan matrial dengan menggunakan baju dan atribut lengkap langsung kelokasi rencana pendirian menara.

Irwansyah Saragih, S.Sos. M.Si selaku Camat Siantar Sitalasari dijumpai diruang kerjanya, Kamis (9/10) pukul 14.00Wib menjelaskan sampai saat ini IMB belum diterbitkan dan status bangunan masih pending karena sesuai aturan masih tahap pendekatan kepada masyarakat.

“Masih dipending karena masih ada masyarakat yang menolak, namanya kita pejjabat pelayan masyarakat selalu welcome sama inpestor demi memajukan pembangunan di siantar” tuturnya.

“Belum tentu akan adanya pembangunan karena izin belum keluar dan masih dalam tahap pendekatan kepada warga setempat oleh pengembang” jelasnya.

“Sesuai survei pihak operator telkomsel lahan tersebut yang layak untuk mendirikan titik dan tidak ada lagi lahan pengalihan untuk titik pendirian” tegasnya.

Pemko Pematangsiantar melalui sekretaris Daerah, Donver Panggabean telah mengeluarkan surat pemberhentian pembangunan tower dan telak melanggar SKB 4 Meneteri dan melanggar SK Walikota tentang tim teknis IMB.

Penjelasan Camat Siantar Sitalasari dianggap telah bertentangan malah tidak menghormati Surat yang dikeluarkan Setdako, karena sampai saat ini Camat masih berupaya memberikan ide maupun upaya pendekatan masyarakat dilakukan pengembang.

Jelas dalam surat Setdako menerangkan penghentian pembangunan tower bukan untuk pending tetapi Camat terlihat sangat mendukung PT. Padi Mekatel melakukan keadaan tidak menyenangkan dan mengancam hak hidup warga.

Drs. Esron Sinaga,M.Si lagi lagi bungkam akan permasalahan ini dan seraya terlihat mengulur waktu akan penerbitan IMB, kuat dugaan ketidak tegasan Walikota akan menjadi bom waktu permasalahan maupun ancaman hidup warga Siantar, Ka.BPPT Pematangsiantar tidak berhasil dikonfirmasi melalui selular begitu juga disambangi dikantornya tidak ada diruang kerjanya, Kamis (9/10) pukul 15.20wib.(SyamP)

Check Also

Danrem 011 Buka Latihan Posko Kodim 0104/Atim

Langsa, sidaknews.com – Komandan Korem 011/LW Kolonel Inf Agus Firman Yusmono,S.i.P, M.Si Pimpim Pembukaan Latihan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *