Home » Berita Foto » Cara Napi Lepaskan Syahwat di Ruang Tunggu Lapas

Cara Napi Lepaskan Syahwat di Ruang Tunggu Lapas

 

Foto: Lapas Serang
Foto: Lapas Serang.

Serang,Sidaknews.com –  Salah satu kebutuhan yang harus terpenuhi bagi para narapidana atau warga binaan Lembaga Pemasyarakatan, kota Serang Banten, ialah kebutuhan bahtin selama mendekam di balik jeruji besi.

Seperti hal apa yang terjadi pada salah seorang napi Klas II A kota Serang Banten ini, sebut saja namanya Suryana (43). Dirinya mendekam di lapas ini, dikarenakan kasus tindakan pidana korupsi.

Pagi itu, kamis (4/12), istri Suryana Kokom (bukan nama sebenarnya), bersiap-siap untuk membesuk sang suami yang sudah menjalani separuh dari masa hukumannya, di lapas yang banyak dihuni oleh napi kasus tipikor itu. Tidak lupa Kokom membawa bekal masakan kesukaan suaminya.

Usai kokom mendaftarkan diri kepada petugas pada kantor lapas Klas II A Serang, yang terletak di sebelah sisi barat dari bangunan lapas tersebut, dimana dirinya hari itu berencana akan membesuk suaminya, maka Kokom menunggu di ruang tunggu yang disediakan oleh pihak lapas.

Tidak lama menungg akhirnya Kokom dan Suryana betemu di ruang berukuran delapan kali tiga meter. Suryana langsung menuntun istrinya di sudut ruang dan duduk di kursi yang telah disediakan. Usai menyantap makanan yang dibawa oleh istrinya, dilanjutkan dengan meminum susu pack yang dibeli Kokom di toko serba ada sebelum masuk ke lapas itu.

Suryana yang sudah dibaluti rasa rindu itu, tanpa menghiraukan pengunjung lainya, yang kebetulan belum ramai, langsung menciumi sang istri, mulai dari pipi, kening dan berakhir di bibir. Adegan terus berlanjut, Suryana membuka resleting celananya dan meraih tangan istrinya untuk memegang kemaluan sang suami, maka terjadilah pelepasan syahwat ala napi di ruang tunggu.

Saat ditanya oleh media ini, Suryana tanpa malu-malu menyebutkan bahwa, hal itu biasa dilakakukan oleh napi disana, karena apabila menyewa ruang asmara, yang disediakan oleh para tanpin, (tahanan pendamping), tahanan ini biasa sudah memasuki masa asimilasi yang tidak lama lagi akan menghirup udara bebas di luar lapas, para napi harus membayar sejumlah uang kepada mereka.

“kalau mau nyewa kamar mahal mas, jadi sebisanya ajalah, dimana aja asal bisa tersalurkan” ujar Suryana, sembari masuk kembali ke ruang tahanan. (HM)

Check Also

Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh bersama tim sukses enam pasang calon, panelis, kepolisian, serta Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Aceh melakukan evaluasi debat kandidat terbuka kedua

Dievaluasi, Debat Kandidat Kedua Cagub Aceh

Banda Aceh, sidaknews.com – Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh bersama tim sukses enam pasang calon, …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>