Home » Berita Foto » Dana ADD Diduga Dikorupsikan Pengulu

Dana ADD Diduga Dikorupsikan Pengulu

1234
Tampak Foto : Proyek Pembukaan Jalan Dari Dana ADD Yang Tampak Becek.

Simalungun, Sidaknews.com – Pemerintah Kabupaten Simalungun sangat peduli akan pembangunan Nagori (Desa) yang ada di Kabupaten Simalungun.

Kepedulian Pemerintah untuk memajukan pembangunan desa ini dengan mengucurkan Alokasi Dana Desa (ADD) yang sumber dananya berasal dari APBD Kabupaten Simalungun.

Dana yang dikucurkan bervariasi sesuai dengan kebutuhan Nagorinya. Dana ADD tersebut langsung masuk ke rekening Pengulu (Kepala Desa) dan pengelolaannya langsung oleh Pengulu. Semua dana ADD harus dipertanggung jawabkan oleh Pengulu untuk penggunaannya.

Seperti halnya Nagori Dolok Huluan Kecamatan Raya Kabupaten Simalungun yang mendapat dana bantuan Alokasi Dana Desa (ADD) tahun 2014. Dana tesebut langsung masuk ke rekening Pengulu, Dolok Huluan M Purba Sidagambir.

Menurut Pengulu M Purba yang ditemui dilokasi beberapa waktu yang lalu mengakui kalau Nagori yang dipimpin benar menerima dana ADD tahun 2014 sebesar Rp 46 juta.

“Dana tersebut masuk ke rekening saya sekitar bulan Oktober tahun 2014 kalau tidak salah urai M. Purba”.

Lebih jauh Pengulu menjelaskan kalau dana tersebut dia gunakan untuk pembukaan jalan sepanjang dua kilo meter. Jalan tersebut terletak di Dusun Tambun Marisi Nagori Dolok Huluan Kabupaten Simalungun. Saya mengerjakan proyek pembukaan jalan ini selama 5 hari dengan menggunakan alat berat Buldozer yang saya sewa dari jalan Asahan.

Selama 5 hari alat berat itu saya sewa dengan rinciannya saya menyewa Rp 400 ribu/jam. Satu hari alat berat itu bekerja selama 8 jam. Jadi total alat berat itu bekerja 40 jam selama 5 hari saya gunakan kata M.Purba kepada Matahari.

Dia menambahkan selain operator alat berat itu bekerja dia juga mempekerjakan warganya dua orang dengan upah satu orang menerima gaji Rp 60 ribu/hari. Dan kedua warga itu bekerja selama 5 hari sesuai dengan pelakasanaan proyek pembukaan jalan tersebut.

Disinggung soal minyak yang digunakan untuk mengoperasikan alat berat itu Pangulu Dolok Huluan M. Purba mengatakan dia menggunakan minyak subsidi dengan membeli minyak eceran dari warung yang terletak tidak jauh dari tempat tinggalnya.

Purba mengatakan kalau minyak yang eceran yang dia beli saat itu sekitar Rp antara Rp 7000 – 8000 dimana saat itu harga BBM belum naik. Saya yang beli langsung minyak subsidi itu ujar Pengulu. Pengulu Dolok Huluan mengatakan kalau proyek pembukaan jalan yang saya kerjakan ini sudah sesuai dengan prosedur dan tidak ada yang salah dengan pelaksanaannya katanya kepada harian Matahari.

Terpisah salah satu warga yang ditemui di lokasi 17/1 mengatakan kalau proyek pembukaan jalan tersebut dilaksanakan sekitar bulan Oktober. Dia tidak tahu proyek pembukaan jalan itu menggunakan dana bantuan ADD karena Pangulu tidak pernah memberi tahu kepada saya selaku warga Nagori Dolok Huluan.

Ketika ditanya apakah proyek pembukaan jalan ini benar benar dibutuhkan warga Dolok Huluan warga tersebut mengatakan pembukaan jalan ini belum tepat sasaran karena pembukaan jalan ini dilaksanakan di lahan pertanian warga. Hanya sebagian warga saja yang menggunakan jalan yang dibuka ini.

Jalan itu juga merupakan jalan yang jarang dilalui kendaraan,hanya yang punya lahan pertanian saja yang melintasinya katanya yang minta agar namanya tidak dimuat dalam koran. Menurut saya sebaiknya Pangulu menggunakan dana ADD itu ke jauh yang lebih bernanfaat bagi masyarakat disini.Karena masih banyak lagi yang sangat dibutuhkan warga untuk pembangunan Nagori kami ini.

Amatan langsung dari lokasi proyek pembukaan jalan tersebut tampak becek dan berlumpur karena tidak adanya batu padas.Jalan tersebut tidak tampak satupun kendaraan melintasinya. (SyamP/Hasudungan)

Check Also

Kepala Kantor Imigrasi kelas II Tanjunguban Suhendra, melalui Kasi Informasi dan Sarana Komunikasi, Oddy Permana, saat menunjukkan dukumen  pekerja asing.

Imigrasi Tangkap 41 Pekerja Asing di Club Med Lagoi

Tanjungpinang, sidaknews.com -Sebanyak 41 Tenaga Kerja Asing (TKA) yang bekerja di Club Med di Kawasan Wisata Lagoi, …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>